Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Vicky Prasetyo Ditahan

Permohonan Penangguhan Penahanan Vicky Prasetyo Ditolak Hakim

Sebagai alasan, majelis hakim menjalankan amanah dari kebijakan Kemenkumham, untuk terdakwa tetap berada di penjara.

Permohonan Penangguhan Penahanan Vicky Prasetyo Ditolak Hakim
LUTHFI KHAIRUL
Vicky Prasetyo 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM - Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Vicky Prasetyo ditolak majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Penolakan tersebut disampaikan hakim pada sidang beragendakan pembacaan eksepsi atau nota keberatan kasus pencemaran nama baik terhadap Angel Lelga, yang menjerat Vicky Prasetyo sebagai terdakwa, Rabu (29/7/2020).

"Untuk penasihat hukum terdakwa (Vicky Prasetyo), kami tim majelis hakim sudah menerima berkas pengajuan penangguhan penahanan yang kalian daftarkan ke Pengadilan," kata Ketua Majelis Hakim.

"Jadi kami akan menjawab hal ini, majelis hakim menolak penangguhan penahanan terdakwa atas nama Vicky Prasetyo," tambahnya.

Baca: Dua Pekan Ditahan di Rutan Salemba, Vicky Prasetyo Belum Dibesuk Keluarga

Sebagai alasan, majelis hakim menjalankan amanah dari kebijakan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), untuk terdakwa tetap berada di penjara.

"Jadi Vicky tetap berada di dalam tahanan ya," ucap Ketua Majelis Hakim pengadilan.

Diberitakan sebelumnya, pengajuan penangguhan penahanan yang ditolak hakim merupakan pengajuan yang kedua diajukan oleh pihak Vicky Prasetyo.

Baca: Didakwa Pasal Berlapis, Vicky Prasetyo Ajukan Eksepsi

Sebelumnya, Vicky Prasetyo mengajukan penangguhan penahanan ketika dirinya diperiksa dan menjalani BAP di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, pada 7 Juli 2020.

Pengajuan penangguhan penahanan yang dilakukan kuasa hukum, dengan menjamin kalau Vicky Prasetyo tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan tetap kooperatif didalam persidangan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas