Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kritisi Video Push-Up Pelanggar Protokol Covid-19, Tamara Bleszynski: Kamu Mundur Sekian Abad

Aktris Tamara Bleszynski geram melihat video yang mempertontonkan seorang perempuan dihukum squat-jump karena tidak mengenakan masker.

Kritisi Video Push-Up Pelanggar Protokol Covid-19, Tamara Bleszynski: Kamu Mundur Sekian Abad
media sosial Tamara Bleszynski
Aktris Tamara Bleszynski kritisi penyebaran video Push-Up pelanggar Protokol Kesehatan di media sosial. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran video hukuman terhadap para pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 melalui jejaring media sosial menuai pro dan kontra.

Sebagaimana diketahui, petugas penegak Protokol Kesehatan di beberapa lokasi menerapkan sejumlah hukuman bagi para pelanggar.

Hukuman-hukuman itu bisa berupa sanksi administrasi, hukuman sosial, hingga push-up.

Aktris Tamara Bleszynski (45) mengaku geram melihat video yang mempertontonkan seorang perempuan dihukum squat-jump karena tidak mengenakan masker di tempat umum beredar luas.

Beberapa waktu lalu beredar video yang memperlihatkan seorang perempuan di Manado sedang dihukum squat-jump.

Bagi Tamara, memberikan hukuman push up dan menyebarkannya melalui jejaring media sosial adalah hal yang tidak bijak.

Bahkan mantan istri Mike Lewis itu menilai tindakan demikian tidak manusiawi dan tidak selalu memberikan efek jera.

"Menyebarkan hukuman push up dll di sosial media karena tidak pakai masker bukan membuatmu hebat, tapi membuatmu mundur sekian abad. Efek jera tidak harus membuatmu manusia jadi tidak manusiawi dengan menjadikan manusia sebuah tontonan sirkus," tulis Tamara di akun Instagram-nya, Senin (21/9/2020).

Tamara kemudian mengunggah sebuah foto liang lahat dan mengatakan banyak pihak memintanya untuk tidak terlalu angkat bicara.

Namun, ibu dari Teuku Rassya itu justru mengaku tak gentar.

"Banyak yang DM.. Mbak, jangan terlalu berani nanti ditangkap loh. Terimakasih rasa sayangnya, tapi aku bukan nyamuk. Di sini (kematian) aku akan berada, dan sebelum itu terjadi, aku berhak atas kehidupanku," tulis Tamara di akun Instagram-nya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas