Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korea Corner

Song Hye Kyo Donasi 10 Ribu Buku sebagai Penghormatan Gerakan Samil

Gerakan ini terjadi pada tanggal 1 Maret 1919. kala itu jutaan rakyat Korea di seluruh negeri berdemonstrasi secara damai.

Song Hye Kyo Donasi 10 Ribu Buku sebagai Penghormatan Gerakan Samil
Soompi
Aktris Korea Selatan Song Hye Kyo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, KOREA SELATAN - Song Hye Kyo, bersama profesor Seo Kyung Duk, dari Sungshin Womens University menyumbangkan 10.000 buku panduan ke Pusat Kebudayaan Korea di Los Angeles, Senin, (1/3/2021). 

Mantan istri Song Joong Ki ini menyumbangkan buku panduan untuk memperingati “Meet Our Country’s History Abroad” atau Gerakan Kemerdekaan Samil.

Pergerakan 1 Maret atau Demonstrasi Manse atau juga Gerakan Samil, adalah gerakan awal rakyat Korea memperjuangkan kemerdekaannya dari penjajahan Jepang.

Gerakan ini terjadi pada tanggal 1 Maret 1919. kala itu jutaan rakyat Korea di seluruh negeri berdemonstrasi secara damai.

Baca juga: BTS Kembali Raih Dua Penghargaan 18th Korean Music Awards

Baca juga: Ratusan Lagu K-Pop Dihapus di Spotify, Label Kakao M Angkat Bicara 

Donasi ini merupakan kelima kalinya dilakukan Song Hye Kyo. Sebelumnya telah menyumbangkan buku panduan serupa ke kota Shanghai, Tokyo, Paris, dan banyak lagi.

Secara khusus, buku panduan ini tersedia dalam bahasa Korea dan Inggris dan memperkenalkan sejarah gerakan kemerdekaan di Los Angeles.

Rincian lain dalam buku panduan ini termasuk Korea National Association Memorial Hall, rumah keluarga Ahn Chang Ho, tempat di LA yang terkait dengan Ahn Chang Ho, Rosedale Memorial Park, dan banyak lagi.

Profesor Seo Kyung Duk mengungkapkan, “Kami berharap ini akan membantu memberi tahu orang Korea perantauan dan mahasiswa internasional tentang sejarah gerakan kemerdekaan di LA. Akibat pandemi, situasi situs-situs pergerakan kemerdekaan yang masih ada di luar negeri tidak terlalu baik. Saya pikir sudah waktunya bagi kita untuk lebih memperhatikan."

Song Hye Kyo juga mendukung pendidikan Korea dengan membantu memberikan layanan bahasa Korea ke museum-museum terkenal di seluruh dunia.

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas