Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cerita Pandji Pragiwaksono Pernah Susah, Tak Ada Duit Beli Susu Anak

Padahal waktu itu Pandji Pragiwaksono sudah terjun ke dunia hiburan. Namun sepi tawaran kerja.

Cerita Pandji Pragiwaksono Pernah Susah, Tak Ada Duit Beli Susu Anak
Tribunnews/Herudin
Komika Pandji Pragiwaksono saat wawancara secara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Senin (10/8/2020). Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komika Pandji Pragiwaksono pernah dalam kondisi susah. 

Diakuinya tak ada uang sepeser pun di dompetnya, sehingga tidak mampu membelikan susu untuk anaknya, yang kala itu masih bayi. 

Karena punya yayasan kanker, ia menolak tawaran kerja dari perusaan rokok.

Baca juga: Pandji Pragiwaksono Sempat Tak Percaya Tuhan, Momen Ini yang Mengembalikan Imannya

"Benar-benar enggak ada duit sama sekali, zero. Lu punya anak, anak lu minta susu, susunya enggak keluar dari istri gua, sampai akhirnya dikasih air putih. Kalau lu jadi bapak, mau nangis kan," ungkap Pandji saat jadi narasumber untuk kanal YouTube Daniel Mananta, Jumat (11/6/2021). 

Padahal waktu itu dirinya sudah terjun ke dunia hiburan. Namun sepi tawaran kerja.

Pertama, kata dia, karena tidak mengambil pekerjaan yang punya unsur rokok

Kedua, karena ia punya pengalaman kurang mengenakkan dengan seorang Even Organizer (EO) setelah memberikan sebuah pekerjaan.

Setelah Pandji menyelesaikan pekerjaan, EO tersebut meminta setengah uang yang diberikan pada klien. 

Sontak hal itu langsung membuat Pandji berang. Ia pun menuliskan sebuah twit pada akun Twitter miliknya.

Dari twit tersebut, ia mulai jarang mendapatkan penawaran dari orang-orang. 

"Misalkan gue dapat satu juta, dia minta transfer balik lima ratus ribu. Gue bilang kenapa, dia bilang itu fee gua. Akhirnya gue ngetwit, wahai EO di Indonesia, kalau mau korup, jangan bawa-bawa gue," katanya lagi. 

Di saat itulah penawaran mulai sepi padanya. Bahkan tidak ada hiburan yang bisa diberikan oleh Pandji pada anak dan istrinya selain berjalan-jalan di mal, tanpa membeli apapun di sana. 

Ikuti kami di
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas