Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lagu To The Bone Populer, Pamungkas Ungkap Susahnya 4 Tahun Lalu, Kerap Ditolak

Dibalik kepopuleran lagu-lagunya saat ini, ternyata Pamungkas juga melewati masa-masa sulit.

Lagu To The Bone Populer, Pamungkas Ungkap Susahnya 4 Tahun Lalu, Kerap Ditolak
tangkap layar youtube Pamungkas
Berikut Lirik Lagu dan Chord (Kunci) Gitar Pamungkas - To The Bone 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dibalik kepopuleran lagu-lagunya saat ini, ternyata Pamungkas juga melewati masa-masa sulit.

Contohnya, To The Bone, lagu milik Pamungkas yang menjadi satu di antara lagu hits Indonesia saat ini.

Begitupun sang pencipta lagu dan pelantun, Pamungkas yang saat ini namanya tidak asing bagi pecinta musik Tanah Air.

Namun, sebelum terkenal, Pamungkas dan karya-karyanya ternyata kerap ditolak dari berbagai pihak pada 4 tahun lalu.

Hal ini ia ungkapkan di postingan Instagram miliknya belum lama ini.

"This isnt about me. 4 tahun lalu, diam di kamar kebingungan gimana caranya biar promosi musik saya. dulu musik saya tertolak dimana mana, katanya; 'kok musiknya bahasa inggris tapi namanya jawa.' atau 'gak akan laku musik lirik bahasa inggris.' my only option then was to put everything on spotify and hope for the best," tulis Pamungkas dikutip Tribunnews, Kamis (17/6/2021).

Kini, Pamungkas pun masih tak percaya lagu To The Bone miliknya diterima baik di masyarakat.

Bahkan Pamungkas merasa masih tak pantas dengan pencapaiannya saat ini.

"Tahun ini detik ini, billboard spotify di sekitar jakarta berisi keterangan angka musik saya. sempat panik karena bingung mempertanyakan apakah saya sudah pantas berada disini (karena banyak sekali musisi, penyanyi, band di indonesia yang bagus bagus hari ini)," ungkapnya.

Namun, pemilik nama lengkap Rizky Ramahadian Pamungkas ini jelaskan pencapaian saat ini bukan bersumber dari dirinya sendiri.

Ia juga mengungkap pendapatnya soal musik yang menjadi salah satu alat pemersatu.

"But then again this isnt about me, i am just the guy who write songs. this is about us. yous & me. this is about the beauty of how music creates community," ungkap pria kelahiran 1993 itu.

"Ini adalah bukti kongkrit bagaimana musik bisa merangkul orang sebanyak ini. bukan uang, bukan trik dan gimik belaka tetapi ini tentang musik nya, lagu nya, proses pahit nya, komunitas nya. hari ini lingkarannya sudah sebanyak ini," pungkas Pamungkas.

Penulis: Mohammad Alivio Mubarak Junior
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas