Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Qory Sandioriva Prihatin Lihat Maraknya Kekerasan pada Hewan

Maraknya kekerasan pada hewan, mengundang komentar Puteri Indonesia 2009 dan Miss Universe 2010, Qory Sandioriva.

Qory Sandioriva Prihatin Lihat Maraknya Kekerasan pada Hewan
TRIBUNNEWS.COM/ALIVIO
Qory Sandioriva bersama Komodo yang berusia 4 tahun, di Taman Reptil, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (19/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maraknya kekerasan pada hewan, mengundang komentar Puteri Indonesia 2009 dan Miss Universe 2010, Qory Sandioriva.

Seperti diketahui, hewan seperti kucing atau anjing kerap menjadi sasaran kekerasan pada segelintir orang yang tidak mempunyai hati nurani.

Bahkan belakangan ini, beredar video yang viral terlihat gajah sedang menarik kayu dengan seutas tali yang disangkutkan ke bagian leher.

Baca juga: Qory Sandioriva Sebut Anak Perlu Dapat Edukasi Tentang Satwa Sejak Dini

Baca juga: Berkunjung ke Konservasi Satwa, Qory Sandioriva Apresiasi Zookeeper, Dokter Hewan dan Stakeholder

Menanggapi hal ini, Qory yang kini menjadi Duta Satwa Indonesia turut sedih dan prihatin.

"Sekarang misalnya ada hewan anjing kucing yang tiba-tiba datang ke rumah kita, ya karena kita udah ngambil habitat mereka," kata Qory kepada Tribunnews di TMII, Jakarta Timur, belum lama ini.

"Anjing kucing itukan nggak semerta-merta muncul, mereka pasti tinggal di situ sebelumnya. Sama misalnya kayak uler yg ditangkepin di got, karena mereka udah nggak ada tempat tinggal," tambahnya.

Duta Satwa Indonesia, Qory Sandioriva mengunjungi Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (19/6/2021). Sebagai Duta Satwa, Qory Sandioriva memperkenalkan satwa endemik atau satwa khas Indonesia ke tingkat dunia, turut melestarikan satwa Indonesia dan satwa dunia yang diambang kepunahan baik secara Exsitu (di luar habitat aslinya) maupun Insitu (di dalam habitat aslinya) dan membantu Lembaga Konservasi (pelestarian satwa secara Exsitu) sebagai pusat edukasi satwa bagi masyarakat luas khususnya generasi penerus bangsa. Tribunnews/Herudin
Duta Satwa Indonesia, Qory Sandioriva mengunjungi Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (19/6/2021). Sebagai Duta Satwa, Qory Sandioriva memperkenalkan satwa endemik atau satwa khas Indonesia ke tingkat dunia, turut melestarikan satwa Indonesia dan satwa dunia yang diambang kepunahan baik secara Exsitu (di luar habitat aslinya) maupun Insitu (di dalam habitat aslinya) dan membantu Lembaga Konservasi (pelestarian satwa secara Exsitu) sebagai pusat edukasi satwa bagi masyarakat luas khususnya generasi penerus bangsa. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

Kendati demikian, kehadiran hewat di sekitar adalah hal yang wajar lantaran para satwa tersebut sudah merasa kehilangan tempat tinggalnya.

Akan hal ini, Qory berharap manusia dapat menghargai hewan-hewan tersebut.

"Hargai saja, mungkin kalian tidak merawatnya, tapi jangan disiksa, mungkin kalian harus mengusirnya tapi jangn disiksa, bagus kalo mau kasih makan, ngsih tempat tinggal sama satwa," tutur Qory.

Ia berharap ke depannya, manusia lebih menghargai mahkluk hidup seperti hewan dan tumbuhan.

Sekedar informasi, Qory Sandioriva ditunjuk oleh PKBSI (Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia) menjadi Duta Satwa Indonesia pada 16 April 2021 lalu.

Ringkasnya, Duta Satwa Indonesia berperan untuk membantu memberi pemahaman tentang satwa (terutama satwa liar).

Penulis: Mohammad Alivio Mubarak Junior
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas