Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mark Sungkar Merasa Terzolimi Dianggap Bersalah dan Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Mark Sungkar dituntut hukuman 2,5 tahun penjara.Mark Sungkar merasa terzolimi karena merasa tak bersalah.

Mark Sungkar Merasa Terzolimi Dianggap Bersalah dan Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Mark Sungkar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021). Mark Sungkar Terzolimi Dianggap Bersalah dan Dituntut 2,5 Tahun Penjara 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor dan sutradara senior Mark Sungkar dituntut hukuman 2,5 tahun penjara.

Tak hanya itu ia dituntut membayar denda Rp 50 juta, dan membayar uang pengganti sebesar Rp. 694.900.00 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tuntutan tersebut diberikan JPU karena Mark Sungkar dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana korupsi dana Pelatnas Triatlon Asian Games 2018.

Baca juga: Mark Sungkar Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Diminta Bayar Denda Rp 50 Juta atas Kasus Korupsi

Baca juga: Sering Dengar Berita Sedih karena Covid-19, Zaskia Sungkar: Semoga Kita Dalam Lindungan Allah

Kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid angkat bicara atas tuntutan JPU kepada Mark Sungkar, yang dibacakan didalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (1/7/2021) sore.

Fahri Bachmid mengatakan bahwa pihaknya sangat menghargai dan menghormati tuntutan JPU yang sudah dibacakan itu.

"Pada prinsipnya kami Tim Kuasa Hukum tidak sependapat dengan tuntutan JPU tersebut," kata Fahri Bachmid dalam keterangan tertulisnya diterima awak media, Kamis malam.

Didampingi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Mark Sungkar keluar dari tahanan Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).
Didampingi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Mark Sungkar keluar dari tahanan Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Fahri mengatakan, berdasarkan fakta persidangan, ia menganggap Mark tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana Pelatnas Triatlon di tahun 2018.

"Hemat kami tuntutan JPU sangat 'Imajiner' dan jauh dari fakta yang sesungguhnya, ini adalah tuntutan yang tidak berdasar pada spirit keadilan yang substansial," ucapnya.

"Mark Sungkar tidak pernah mengambil satu rupiah pun, atau diuntungkan dengan segala sesuatu sebagaimana tuntutan JPU tersebut," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas