Tribun Seleb

Jakarta Film Week Bakal Digelar 4 Hari, Mulai 18-21 November 2021 dengan Taraf Internasional

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan Jakarta Film Week, Rabu (25/8/2021).

Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Arif Fajar Nasucha
Jakarta Film Week Bakal Digelar 4 Hari, Mulai 18-21 November 2021 dengan Taraf Internasional
ISTIMEWA
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan Jakarta Film Week, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Festival film berskala Internasional, Jakarta Film Week akan kembali digelar.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan Jakarta Film Week, Rabu (25/8/2021).

Rencananya, Jakarta Film Week akan berlangsung pada selama 4 hari, yakni pada 18 - 21 November mendatang.

Acara peluncuran Jakarta Film Week dilakukan secara daring, dan dihadiri oleh Gumilar Ekalaya selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Ekky Imanjaya sebagai Festival Board, Rina Damayanti selaku Direktur Festival dan Lisa Siregar yang menjadi Program Koordinator.

Baca juga: PPKM Jadi Momentum Platform Streaming Film Eksplorasi Konten Anyar

Baca juga: Luna Maya dan 9 Artis Lain Bakal Tampil di New York Fashion Week, Promosikan Brand Lokal Indonesia

Jakarta Film Week akan berlangsung pada selama 4 hari, yakni pada 18 - 21 November mendatang.
Jakarta Film Week akan berlangsung pada selama 4 hari, yakni pada 18 - 21 November mendatang. (ISTIMEWA)

Jakarta Film Week akan menjadi ajang showcase bagi para pembuat film untuk bertemu dengan penontonnya.

Festival ini akan membuka kesempatan atau peluang baru untuk berkarya, memperluas jaringan, serta menemukan potensi-potensi baru di tengah kondisi terbatas pasca pandemi.

Gumilar Ekalaya berharap, festival ini dapat mengambil bagian dalam penguatan ekonomi pasca pandemi.

"Lewat festival ini, Disparekraf DKI Jakarta menunjukkan langkah nyata mendukung ekonomi kreatif kembali bangkit pasca pandemi."

"Kami berharap ini bisa menjadi momentum untuk menguatkan lagi industri perfilman."

"Karena industri film di Indonesia merupakan salah satu potensi industri film yang besar di dunia," ungkap Gumilar Ekalaya, seperti dikutip dalam rilis yang diterima Tribunnews.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas