Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

KPK Sebut Film Efektif Untuk Menyebarluaskan Pesan Antikorupsi

Melalui film, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin menyebarluaskan pesan antikorupsi kepada masyarakat Indonesia.

KPK Sebut Film Efektif Untuk Menyebarluaskan Pesan Antikorupsi
istimewa
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyelenggarakan Anticorruption Film Festival (ACFFest) atau Festival Film Antikorupsi 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melalui film, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin menyebarluaskan pesan antikorupsi kepada masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, tahun ini KPK kembali menghelat event Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2021 dengan tema "Bangkit, Beraksi, Berkreasi".

Mengenai ini, Wawan Wardiana selaku Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, menjelaskan kenapa KPK memilih film sebagai media kampanye antikorupsi.

Menurutnya film adalah media yang efektif untuk generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan pesan terkait antikorupsi kepada khalayak.

Baca juga: Ayu Thalia Mengaku Pernah Dekat Dengan Sean, Ya Nggak Lama

"Media film itu media yang efektif untuk menyebarluaskan pesan anti korupsi tentunya sesuai dengan budaya di Indonesia yang memang senang bercerita, kemudian melihat visual," kata Wawan saat diskusi virtual, Rabu (1/9/2021).

Melalui media film, KPK berharap bisa menjangkau hingga daerah, untuk paham dan implementasikan pesan-pesan antikorupsi.

Film-film ini diharapkan juga menjadi media kampanye efektif edukasi masyarakat untuk hindari diri dari korupsi.

Baca juga: Ayu Thalia Laporkan Nicholas Sean Purnama dengan Membawa Bukti Visum Memar di Tubuhnya

"Harapan KPK, di dalam masa pandemi ini, generasi muda diharapkan bisa selalu antusias dan bangkit, serta menyebarkan pesan antikorupsi lewat film," ujar Wawan.

Lanjutnya, Wawan mengatakan film dan cerita merupakan media yang tepat bagi masyarakat Indonesia yang lekat dengan seni dan budaya.

Ia berharap, kreativitas masyarakat terutama anak muda bisa terus diberikan ruang agar talentanya bisa terus terasah, walaupun di masa pandemi.

"Ini sesuai dengan budaya Indonesia yang suka bercerita. Kami memberikan ruang partisipasi sineas dan pemerintah pusat dan daerah untuk kembangkan budaya dan film. Walaupun pandemi, kreativitas anak-anak muda tidak bisa dibendung dan bisa terus berkreasi," ungkapnya.

Baca juga: Tyna Kanna Gugat Cerai Kenang Mirdad Usai Diisukan Berselingkuh

Sementara itu di ACFFest 2021 terdapat empat kategori kompetisi yakni kompetisi film pendek fiksi/komedi (durasi maksimal 15 menit), kompetisi film pendek dokumenter (durasi maksimal 15 menit).

Selain itu, ada juga kompetisi film pendek animasi (durasi maksimal 15 menit), dan kompetisi video TikTok antikorupsi (durasi maksimal 3 menit).

Penulis: Mohammad Alivio Mubarak Junior
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas