Tribun Seleb

Penanganan Covid

Program Vaksinasi Lansia Belum Capai Target, Pemerintah Sebut Punya Strategi Ini

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebutkan perkembangan vaksinasi lansia saat ini.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
Program Vaksinasi Lansia Belum Capai Target, Pemerintah Sebut Punya Strategi Ini
Warta Kota/Henry Lopulalan
Tenaga kesehatan melakukan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara door to door atau rumah ke rumah di kawasan Sunter Agung, Sunter, Jakarta Utara, Senin (16/8/2021). Vaksinasi yang dilakukan secara door to door itu dilakukan untuk sebagai langkah percepatan vaksinasi bagi lansia dan yang mengalami kelumpuhan. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pemerintah Indonesia kembali menerima vaksin tahap 82, sejumlah 705,300 dosis Vaksin AztraZeneca pada taggal 1 oktober 2021 lalu.

Dengan kedatangan vaksin tahap ke 82, jumlah vaksin dalam tahap bahan baku dan jadi adalah 275.559.850 dosis vaksin.

Dengan ketersediaan tersebut, permerintah terus mengejar target vaksinasi 70 persen masyarakat indonesia pada akhir tahun 2021.

Baca juga: Pfizer-BioNTech Minta Regulator AS Setujui Vaksin untuk Anak-anak Usia 5 sampai 11 Tahun

Baca juga: Aktor Senior Slamet Raharjo Ditawari Vaksin Ketiga, Kemenkes Jelaskan Soal Booster

Di antaranya untuk kelompok prioritas yaitu lanjut usia sebagai kelompk rentan.

Khusus untuk orang lanjut lansia, jumlah target vaksinasi adalah 21.553.218 orang.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebutkan perkembangan vaksinasi lansia saat ini.

"Jadi memang kalau melihat lansia ini sudah mulai vaksinasi sejak pertengahan Maret, bahwa lansia mendapatkan prioritas setelah vaksinasi kepada tenaga kesehatan dan kemudian petugas publik," ungkapnya pada konferensi virtual, Jumat (8/10/2021).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi  Kabarkan Soal PeduliLindungi dapat di Akses di Aplikasi lain (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden) Rabu (29/9/2021)
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi Kabarkan Soal PeduliLindungi dapat di Akses di Aplikasi lain (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden) Rabu (29/9/2021) (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Perkembangan vaksin saat ini, Nadia memaparkan jika vaksin lansia sampai saat ini baru 6,7 juta untuk mendapat vaksin dosis pertama.

Sedangkan untuk dosis kedua baru 4,5 juta. Sedangkan target, kata Nadia adalah 21,5 juta.

Sehingga dengan kata lain, capaian vaksin pada lansia baru 31 persen untuk mendapat suntikan pertama. Sedangkan untuk dosis lengkap adalah 29 persen.

Namun Nadia menegaskan jika pemerintah akan terus memprioritaskan vaksin lansia. Walau pun vaksin kini juga ditujukan pada seluruh masyarakat usia 12 tahun keatas.

Bahkan kata Nadia, salah satu strategi pemerintah untuk meningkat vaksinasi pada lansia. Yaitu mengaitkan capaian vaksinasi lansia dengan status PPKM.

"Jadi kalau sebuah kabupaten atau kota cakupan vaksin belum 60 persen, maka PPKM tidak bisa turun. Sebuah daerah cakupan vaksin kurang 45 persen tidak bisa turun dari level 3 ke 2," pungkasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas