Atalarik Abaikan Putusan Pengadilan Soal Hak Asuh Anak, Tsania Marwa Tunggu Lampu Hijau dari MA
Aktris Tsania Marwa hingga kini belum bisa tinggal bersama dua anaknya, Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira.
Editor: Willem Jonata
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWS.COM - Aktris Tsania Marwa hingga kini belum bisa tinggal bersama dua anaknya, Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira.
Hal itu tak lepas karena Tsania Marwa memiliki konflik dengan Atalarik Syach, sang mantan suami, yang saat ini mengasuh anak mereka.
Padahal, berdasarkan keputusan pengadilan, Tsania Marwa berhak mendapat hak asuh anak, usai dirinya dan Atalarik bercerai.
"Kasihan banget lah, ya kasus Marwa dan Atalarik contoh buruk orang tua yang egois," kata Herdyan Saksono, pengacara Tsania, kepada Wartakotalive, ketika dihubung melalui sambungan telepon, Selasa (16/11/2021).
Baca juga: Anak-Anaknya Masih Tinggal Bareng Atalarik Syah, Tsania Marwa akan Lakukan Eksekusi Penjemputan Lagi
Baca juga: Tsania Marwa Berencana Jemput Anak dari Rumah Atalarik Syach Usai PPKM Darurat
Herdyan menambahkan, selain karena keegoisan Atalarik, Marwa juga tak bisa melakukan eksekusi penjemputsn anak dari mantan suaminya.

Hal itu diakui Herdyan, karena petugas Pengadilan tidak bisa melakukan eksekusi karena mengikuti instruksi Mahkamah Agung (MA).
"Belum ada pergerakan nih, menunggu PPKM selesai. Masih level 1 kan, jadi tunggu PPKM dibubarin dan Pengadilan boleh melakukan Eksekusi baru deh jalan," ucapnya.
Baca juga: Hati Tsania Marwa Merasa Hancur, Menang Hak Asuh Tapi Tak Bisa Bersama Anak
"Karena MA belum memberikan lampu hijau untuk eksekusi," sambungnya.
Herdyan meminta Atalarik Syah tidak egois dan segera mengantarkan anak-anak kepada ibunya, Tsania Marwa meski sedang menempuh jalur hukum Peninjauan Kembali (PK) putusan Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Marwa yang jelas kesal karena Atalarik keras kepala banget. Padahal tinggal serahin anak aja apa susahnya, karena dia kan harus tunduk ke Pengadilan, karena semua orang tidak bisa menghalangi putusan Pengadilan," ujar Herdyan Saksono.