Tribun Seleb

Komnas Perempuan: Konten Prank KDRT Baim Wong Tidak Mendidik

Komnas Perempuan menilai membuat prank dengan isu KDRT hanya untuk bahan tertawaan, sebuah tindakan yang tidak bijak.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Komnas Perempuan: Konten Prank KDRT Baim Wong Tidak Mendidik
YouTube KH INFOTAINMENT/Tangkapan Layar
YouTube KH INFOTAINMENT/Tangkapan Layar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Bahrul Fuad menyebutkan jika konten prank KDRT yang dilakukan YouTuber Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven merupakan tindakan tidak mendidik. 

Ia mengatakan jika membuat prank dengan isu KDRT hanya untuk bahan tertawaan, juga sebuah tindakan yang tidak bijak.

Konten tersebut juga tidak memberikan edukasi kepada masyarakat. Padahal bisa saja konten keduanya bisa turut serta untuk mencegah dan menangani KDRT.

"Membuat laporan palsu, termasuk untuk tujuan prank, merupakan tindakan yang tidak bijak serta sama sekali tidak mendidik masyarakat," ungkapnya pada Tribunnews, Selasa (4/10/2022). 

Apalagi isu KDRT merupakan sesuatu hal yang serius. Mayoritas kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan adalah KDRT. 

Baca juga: Kaget Baim Wong Bikin Konten Prank Polisi, Augie Fantinus Ingatkan Pengalamannya Pernah Dipenjara

Lebih lanjut, data Catatan Tahunan Komnas Perempuan menunjukan bahwa sebagian besar KDRT dilakukan suami terhadap istri.

Masih berdasarkan data Catahu Komnas Perempuan di tahun 2022, bentuk kekerasan terhadap perempuan yang tertinggi adalah KDRT. Sayangnya, sebagian besar korban tidak beradi mengadu. 

"Konten prank KDRT ini juga merupakan sebuah tindakan serius yang dapat diancam pidana hingga 1 tahun 4 bulan, sebagaimana dicantumkan dalam Pasal 220 KUHP," pungkasnya. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas