Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Bimbim Slank Tanggapi Film Dirty Vote, Sebut Hanya Kumpulan Data

Musisi Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim Slank ikut menanggapi film Dirty Vote.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bimbim Slank Tanggapi Film Dirty Vote, Sebut Hanya Kumpulan Data
Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah
Bimbim dan Kaka Slank saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Musisi bernama asli Bimo Setiawan Almachzumi ini ikut menanggapi film Dirty Vote. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musisi Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim Slank ikut menanggapi film Dirty Vote.

Dimana film Dirty Vote sempat menjadi perbincangan hangat usai dirilis sebelum pemilihan umum (Pemilu) 2024 berlangsung kemarin.

Baca juga: Pesan Bimbim Slank untuk Presiden Terpilih, Minta Perizinan Konser Dipermudah 

Bimbim mengakui jika dirinya baru melihat video tersebut setengah jam dari total sejam lebih durasi, namun semua yang diungkapkan menurutnya berdasarkan data yang ada di lapangan.

"Belum lihat juga sih gue. Coba nonton enggak kuat kepanjangan. Tapi itu data kok, maksudnya itu real jadi ngambil data-data berita," kata Bimbim di Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024).

Film tersebut bahkan saat ini kontroversi, padahal menurut Bimbim semua yang diungkap dalam Dirty Vote murni dari data yang diambil belakangan ini.

Baca juga: Usai Nyoblos, Bimbim Slank dan Keluarga Pamer Kelingking Bertinta Ungu, Acungkan Salam Metal

"Dirangkum jadi satu dan diomongin beberapa tokoh politik dan jadi kontroversi tapi itu data," ujar Bimbim.

Rekomendasi Untuk Anda

Pro dan kontra terjadi usia film Dirty Vote dirilis di YouTube. Namun Bimbim meyakinkan hal tersebut memang kerap terjadi jelang Pemilu. 

Menurutnya masih banyak hal lain yang bisa menghancurkan demokrasi, namun semua itu sebaiknya harus dicegah.

"Yang lebih berat (pro dan kontra pemilu) masih banyak sebenarnya. Cuman kan kita demokrasi pancasila engagk bisa semua dibuka," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas