Kata Taqy Malik soal Postingan Galang Dana Rp6 M Bernarasi Masjid Terancam Dirobohkan: Itu Clickbait
Taqy Malik mengaku postingan menggalang dana pembebasan lahan Masjid Malikal Mulky hanya clickbait.
Penulis:
Salma Fenty Irlanda
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Taqy Malik malah membuat postingan menggalang donasi senilai Rp6 miliar untuk pembebasan lahan Masjid Malikal Mulky yang berdiri di atas tanah sengketa, Juli 2025 lalu.
- Dengan narasi masjid akan dirobohkan, Taqy mengaku itu hanyalah clickbait.
- Narasi tersebut membuat pemilik tanah sempat marah lantaran tak pernah memaksa Taqy untuk merobohkan masjid.
TRIBUNNEWS.COM - Pendakwah sekaligus influencer agama, Taqy Malik akhirnya buka suara soal postingan menggalang dana dengan narasi Masjid Malikal Mulky di Bogor, Jawa Barat, terancam dirobohkan.
Di tengah sengketa tanah dengan pemilik bernama Sirhan, Taqy Malik sempat membuat postingan di Instagram pribadinya @taqy_malik.
Postingan tersebut diunggah pada 23 Juli 2025 lalu, setelah pengadilan memutuskan mantan suami Salmafina Sunan tersebut terbukti wanprestasi karena tak mampu membayar delapan kavling yang dibelinya 2022 silam.
Taqy menggalang dana bertajuk G30K (Gerakan 30 ribu) PEMBEBASAN LAHAN.
"Hanya dengan 30 Ribu, Kita bisa bantu Selamatkan Masjid Malikal Mulki"
Ketik "SIAP" untuk menjadi bagian dari perjuangan menebar kebaikan ini.
Masjid ini tidak hanya menjadi tempat sholat, tapi juga tempat banyak pedagang terbantu, tempat menginap bagi musafir,
dan tempat hijrah bagi mereka yang mencari cahaya.
Sekarang saatnya Kita bantu Masjid Malikal Mulki untuk tetap memberikan banyak manfaatnya,
Sisa Waktu Menuju Deadline Pembebasan Lahan:
25 Hari Lagi!
Menuju langkah besar membebaskan lahan rumah Allah
Baca juga: Dalih Taqy Malik Pilih Robohkan Masjid daripada Rumah di Kasus Sengketa Tanah: Takut Terbengkalai
"SHARE" postingan ini, agar semakin tersebar kebaikan ini, dan banyak yg merasakan manfaatnya.
Catatan : Terkumpul 6 Milyar untuk membayar kekurangan pembebasan lahan @masjidmalikalmulky. InsiyaAllah Allah mudahkan," demikian bunyi narasi tersebut.
Padahal faktanya, Taqy yang memaksakan diri membeli delapan kavling tanah dan sebuah rumah di atas kavling itu dengan total nominal Rp9 miliar.
Namun, ia hanya mampu membayar Rp2,2 miliar saja.
Postingan ini sempat membuat pemilik tanah kecewa karena seolah diframing memaksa Taqy merobohkan masjid.
Menjelaskan hal itu, Taqy mengaku ada kesalahpahaman antara dirinya dengan tim kreatif.
Baca tanpa iklan