Bertahan 28 Tahun, Padi Reborn Akui Cinta Lebih Besar dari Ego
Selain meluncurkan single Ego, Padi Reborn juga menyiapkan kejutan untuk konser perayaan 28 tahun pada 31 Januari 2026 di Tennis Indoor Senayan.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Grup band Padi Reborn sudah 28 tahun di industri musik
- Luncurkan single baru berjudul "Ego"
- Makna lagu perjalanan panjang Padi Reborn menjaga harmoni
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grup musik Padi Reborn kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air lewat peluncuran single terbaru bertajuk “Ego”.
Lagu baru ini menandai perjalanan 28 tahun band Padi Reborn sejak pertama kali terbentuk.
Dalam kesempatan itu, Piyu (giratis) menjelaskan bahwa lagu Ego menggambarkan bagaimana seseorang menghadapi konflik batin yang muncul karena keegoisan diri sendiri.
Baca juga: Piyu Padi Akui Era Digital Permudah Musisi Promosikan Karya, Tapi yang Membuatnya Sebal
“Temanya tentang bagaimana setiap orang berhadapan dengan ego. Kadang kita bisa melihat masalah di depan mata, tapi enggak sadar kalau sumbernya justru dari diri sendiri,” kata Piyu saat ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).
Menurutnya, Ego juga mengangkat kisah pasangan yang hampir menyerah karena pertengkaran, namun akhirnya menyadari bahwa cinta mereka lebih besar daripada egonya masing-masing.
“Hubungan bisa terselamatkan karena rasa cinta yang lebih besar dari ego,” tambahnya.
Sementara itu, Fadly (vokalis) mengungkapkan bahwa makna lagu ini juga bisa diartikan sebagai perjalanan panjang Padi Reborn menjaga harmoni di antara personel selama hampir tiga dekade.
“Kita semua punya ego. Tapi kalau enggak bisa saling toleransi, enggak mungkin Padi bisa bertahan 28 tahun,” ujarnya.
Secara musikal, Ego disebut sebagai bentuk kembalinya Padi ke akar musik mereka setelah sempat bereksperimen dengan berbagai warna musik modern.
“Setelah dua single sebelumnya kita coba eksperimen, ternyata yang ditunggu Sobat Padi justru warna musik khas Padi yang dulu,” kata Piyu.
Fadly menambahkan, sejak perilisan lagu tersebut, respons positif langsung datang dari para penggemar.
“Begitu rilis, banyak yang bilang ‘ini yang kita tunggu-tunggu!’,” ungkapnya.
Selain meluncurkan Ego, Padi Reborn juga menyiapkan kejutan untuk konser perayaan 28 tahun pada 31 Januari 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta serta album Dua Delapan
“Dua delapan bagi kami adalah simbol perjalanan panjang yang kami lewati bersama sebagai band. Kami sudah melewati banyak hal, dan rasa kebersamaan kami semakin kuat. Kami berharap energi ini bisa bertahan selama 28 tahun lagi ” kata Yoyo (drummer).
Konser tersebut akan menampilkan konsep panggung spesial berbentuk 360 derajat di tengah penonton.
“Jadi penonton bisa lihat dari sisi mana pun. Semua dihiasi LED dan ada efek hidrolik juga,” beber Piyu.
Band yang digawangi oleh Fadly (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Rindra (bass), dan Yoyo (drum) itu juga berencana merilis versi fisik dari karya mereka dalam bentuk kaset dan piringan hitam (vinyl) edisi terbatas, sebagai bentuk nostalgia bagi para penggemar lama.
“Dulu bisa sampai ratusan ribu kaset. Sekarang mungkin cuma seribu, bahkan bisa saja hanya 28 unit untuk simbol usia kita,” tutur Fadly.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.