Penyanyi Rock Ecky Lamoh Meninggal, Penyakitnya Komplikasi hingga Harus Cuci Darah
Ecky Lamoh merupakan salah satu ikon musik Rock Indonesia. Ia pernah menjadi vokalis Edane dan Elpamas.
Editor:
Willem Jonata
Eet Sjahranie menyebutkan bahwa bantuan dapat disalurkan melalui putri Ecky, Phohachie Ariani.
Musisi Indra Lesmana juga mengunggah percakapannya dengan Eet Sjahranie, yang kemudian dibagikan ulang oleh Edane pada 22 November 2025.
Dalam percakapan itu, Ecky mengaku sedang menjalani cuci darah.
“Cuci darah. (Untuk fungsi ginjal),” kata Ecky dalam chatnya ke Indra Lesmana.
Karier Ecky di dunia musik
Ecky Lamoh Ecky Lamoh, yang memiliki nama asli Alexander Theodore Lamoh, lahir di Jakarta pada 13 Juli 1961.
Ia dikenal memiliki suara tinggi dan seraknya yang khas, menjadikannya salah satu ikon rock Indonesia pada era 1980–1990-an.
Nama “Ecky” berasal dari panggilan masa kecilnya.
Alexander kecil awalnya dipanggil Leki, namun karena belum bisa melafalkan namanya dengan benar, sebutan itu berubah menjadi Eki.
Sementara “Lamoh” adalah marga keluarganya dari Minahasa, Sulawesi Utara. Karier bermusiknya panjang dan penuh warna.
Ia pernah menjadi vokalis Elpamas, grup rock legendaris Tanah Air.
Kemudian, ia bergabung dengan Edane, band rock papan atas yang dikenal dengan dentuman gitar cadas dan aksi panggung atraktif.
Dalam perjalanannya, Ecky juga dikenal sebagai penyanyi solo dengan karakter vokal kuat dan unik.
Selama puluhan tahun, ia menjadi figur penting di panggung rock Indonesia berkat suara, gaya, dan kharismanya.
Dua tahun belakangan, ia masih aktif bermusik. Pernah terlibat beberapa pertunjukan, satu di antaranya terlibat di konsernya Ahmad Dhani.
Di akun Instagramnya, Ecky sendiri mengklaim dirinya sebagai Presiden Vokalis Rock Indonesia.
Baca tanpa iklan