Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Sherina Munaf Galang Dana untuk Hewan Terdampak Bencana di Sumatera

Banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sherina Munaf Galang Dana untuk Hewan Terdampak Bencana di Sumatera
Wartakota/Arie Puji
SHERINA RESMI BERCERAI - Potret Sherina Munaf di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2024). PA Jaksel beberkan alasan perceraian Sherina Munaf diresmikan tanpa kehadiran Baskara Mahendra. 

Ringkasan Berita:
  • Sherina Munaf pecinta binatang dan peduli terhadap kesejahteraan mereka
  • Bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera bukan hanya menyengsarakan masyarakat. Hewan juga jadi korban
  • Hewan-hewan di Sumatera menghadapi situasi sulit dari akumulasi ulah manusia yang merusak ruang hidup mereka

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Sherina Munaf bersama komunitas Stay Purr Club dan JAAN Domestic menginisiasi penggalangan dana untuk membantu hewan-hewan yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Aksi tersebut dilakukan melalui laman kitabisa.com dan turut dibagikan Sherina lewat Instagram Story miliknya.

"Teman-teman, tanpa mengurangi kepedulian kita pada korban manusia-hewan-hewan di Sumatera juga menghadapi situasi sulit dari akumulasi ulah manusia yang merusak ruang hidup mereka," tulis cuplikan deskripsi yang dibagikan Sherina, Senin (1/12/2025).

Sebelumnya, sempat ramai di media sosial gajah Sumatera ditemukan mati di tumpukan kayu yang tersapu banjir bandang yang melanda Pidie Jaya, Aceh.

Bangkai gajah tersebut tak bisa dievakuasi karena kondisi medan yang sulit.

Baca juga: Sebelum Mati Anak Gajah Sumatera Bernama Laila Sempat Menjerit Tengah Malam

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagaimana diketahui, Sherina memang dikenal pecinta hewan khususnya kucing. Bahkan juga ia sempat mengadopsi kucing jalanan yang tak terurus dan merawatnya.

Lebih lanjut dalam deskripsi tersebut dijelaskan banjir bandang, longsor, dan angin kencang yang melanda beberapa daerah bukan semata-mata bencana alam, melainkan bagian dari krisis ekologis yang harus dihadapi bersama.

"Banjir bandang, longsor, dan angin kencang beberapa hari terakhir bukan 'bencana alam'. ini adalah cermin dari krisis ekologis yang kita turut bangun dan kini harus kita hadapi bersama," lanjut deskripsi di laman kitabisa.com.

Hingga berita ini ditulis, penggalangan dana itu telah mengumpulkan Rp 119 juta dari target Rp 200 juta, dengan total 1.332 donatur yang berpartisipasi.

Sebagai informasi, banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh. 

Ribuan rumah rusak dan puluhan korban jiwa dilaporkan. 

Tragedi ini menyisakan duka mendalam dan menjadi perhatian serius bagi masyarakat Indonesia.

 

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas