Punya Ambisi Jadi Sutradara di 2026, Ajil Ditto Takutkan Ini
Ajil Ditto menegaskan dirinya tak ingin gegabah memulai langkah sebagai sutradara. Ia mengaku takut jika semua dijalani tanpa perhitungan cermat.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memiliki keinginan kuat untuk berada di balik layar pada tahun 2026 ini, Ajil Ditto menegaskan dirinya tak ingin gegabah memulai langkah sebagai sutradara.
Ada hal yang ditakutkanya jika langkahnya mengejar mimpi jadi sutradara dilakukan tanpa perhitungan.
Baca juga: Ajil Ditto Kumpulkan Modal untuk Wujudkan Mimpi Jadi Sutradara
Ia menyadari perjalanan menuju posisi tersebut masih panjang dan membutuhkan proses yang matang agar tidak berdampak buruk pada rekam jejak kariernya.
"Pasti masih lama perjalanannya, butuh bertahun-tahun pengalaman dulu,” kata Ajil Ditto di kawasan Kemang Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ajil mengaku memilih bersikap realistis dan berhati-hati dalam memulai fase baru itu nantinya.
Baca juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Rest Area, Dibintangi Ajil Ditto dan Chicco Kurniawan
Bagi Ajil, kalau sampai keliru menggarap film ketika duduk di kursi sutradara, itu bisa berisiko merusak portofolio yang selama ini ia bangun sebagai aktor.
Kesadaran itu membuatnya tak ingin begitu saja menerima tawaran untuk menyutradarai film panjang, meski kesempatan tersebut terbuka.
"Kayainya akan nge-direct ya mendingan short movie dulu atau enggak series-series pendek yang di YouTube mungkin atau di beberapa platform,” ujarnya.
"Jadi enggak mau memulai langsung. Walaupun kesempatannya ada, kayak ‘ayo langsung direct film panjang’, bisa saja gitu kan, tapi gue enggak mau sih,” tegas Ajil.
Pertimbangan utama Ajil adalah menjaga kualitas portofolio kariernya di industri film. Ia tak ingin langkah pertamanya sebagai sutradara justru meninggalkan catatan buruk.
"Gue enggak mau ngerusak porto ibaratnya gitu. Takutnya sekali nge-direct langsung film panjang, ternyata flop, porto gue jelek,” ungkap Ajil sambil tertawa.
Baca tanpa iklan