Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Ernest Prakasa Puji Keberanian Aurelie Moeremans, Bukunya Dinilai Selamatkan Banyak Perempuan

Ernest Prakasa memuji keberanian Aurelie Moeremans lewat buku Broken. Ia menilai kisah tersebut mampu menyelamatkan banyak gadis muda.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ernest Prakasa Puji Keberanian Aurelie Moeremans, Bukunya Dinilai Selamatkan Banyak Perempuan
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
BUKU AURELIE - Aurelie Moeremans di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022). Buku karangan Aurelie mendapat apresiasi dari Ernest Prakasa. 

Menanggapi hal tersebut, Aurelie mengaku sama sekali tidak menyangka bahwa buku yang awalnya ia kira akan dibaca secara terbatas justru berkembang menjadi perbincangan nasional.

“Jujur aku tidak menyangka,” kata Aurelie Moeremans kepada Tribunnews.com, Rabu (14/1/2026).

“Awalnya aku pikir buku ini akan dibaca secara terbatas," sambungnya.

Namun seiring berjalannya waktu, buku yang dirilis tahun 2025 kemarin itu mendapat respon yang justru jauh lebih besar dari ekspektasinya. 

Diskusi, dukungan, hingga perdebatan bermunculan, terutama setelah buku tersebut mudah diakses dalam format digital.

Meski tinggal di Amerika, Aurelie tahu betul apa yang terjadi di Indonesia saat ini ketika banyak orang membicarakan bukunya.

Apapun responnya, Aurelie mengaku menerima itu semua sebagai bagian dari proses yang harus dihadapi setelah memutuskan merilis itu.

Rekomendasi Untuk Anda

“Tapi ternyata responsnya besar sekali. Ada dukungan, ada juga polemik, dan itu aku terima sebagai bagian dari proses,” ujarnya.

Aurelie memilih untuk tidak terlarut dalam kontroversi yang muncul. Ia melihat pro dan kontra sebagai konsekuensi dari keberanian membuka kisah personal ke ruang publik, apalagi dengan topik sensitif seperti child grooming.

Baca juga: Roby Tremonti Akui Sempat Hubungi Suami Hesti Purwadinata soal Buku Broken String Aurelie Moeremans

Tersentuh dengan Respons Positif 

Di tengah riuhnya perdebatan, Aurelie justru lebih terfokus pada dampak positif yang ia rasakan secara langsung dari para pembaca. 

Beragam pesan dari orang-orang yang pernah merasakan hal serupa membuat Aurelie tersentuh, sebab ia mengatakan tujuan utama buku itu dirilis adalah untuk membantu orang-orang yang mengalami hal serupa dengannya.

“Yang paling menyentuh buat aku adalah ketika perempuan muda dan orang tua bilang mereka merasa terbantu,” tuturnya.

“Itu bikin semua ketakutan di awal terasa sepadan,” ungkap Aurelie.

Sejak awal Aurelie membebaskan orang-orang mengakses bukunya itu yang dirilis secara digital. 

Namun belakangan ketika muncul polemik, link untuk mengakses buku digital Aurelie mendadak tak bisa diakses.

Buku itu sendiri berisikan cerita kelam masa lalu Aurelie Moeremans di usia 15 tahun ketika dirinya mengalami child grooming oleh seseorang yang namanya disamarkan menjadi 'Bobby'.

(Tribunnews.com, Rinanda/Bayu) 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas