Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Seleb
LIVE ●
tag populer

4 Pesan Aurelie Moeremans setelah Buku Broken Strings Viral

Simak 4 pesan Aurelie Moeremans setelah buku Broken Strings karyanya viral dijagat maya.

Editor: Salma Fenty
zoom-in 4 Pesan Aurelie Moeremans setelah Buku Broken Strings Viral
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
BUKU BROKEN STRINGS - Bintang Film Aurelie Moeremans ketika ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022). Inilah 4 pesan Aurelie Moeremans setelah buku Broken Strings karyanya viral dijagat maya. 

Menurutnya, banyak hal yang beredar di luar sana belum tentu benar sehingga sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk menghakimi orang lain.

"Please. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings."

"Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya," tulis Aurelie dalam unggahan Threads-nya, dikutip Jumat (16/1/2026).

2. Fokus pada Cerita

Ditegaskan oleh Aurelie inti dari kisah yang ia tulis bukanlah untuk menunjuk atau menghakimi sosok tertentu di dunia nyata.

Aktris yang mulai berkarier sejak tahun 2008 ini ingin pembaca memahami bahwa cerita tersebut berfokus pada pengalaman pribadi, luka yang pernah dialami, serta perjalanan penyembuhan yang ia bagikan dengan kejujuran. 

Aurelie juga menyampaikan pesan utama tentang pemulihan, bukan tentang mencari siapa yang bersalah dalam tulisannya yang kini viral tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok."

"Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur," tambahnya.

3. Soal Pihak yang Bereaksi

Ditekankan oleh Aurelie jika ada pihak yang mengaku sebagai karakter dalam bukunya, hal itu menjadi urusan masing-masing.

Menantu Ida Bigenho itu kembali mengingatkan agar warganet tidak sekedar menebak-nebak lalu menjadikannya alasan untuk menyerang pihak lain. 

Menurutnya, sikap seperti itu hanya akan menimbulkan kesalahpahaman dan memperkeruh keadaan.

"Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu."

"Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan," pintanya tegas.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas