4 Pesan Aurelie Moeremans setelah Buku Broken Strings Viral
Simak 4 pesan Aurelie Moeremans setelah buku Broken Strings karyanya viral dijagat maya.
Penulis:
Gabriella Gunatyas
Editor:
Salma Fenty
Menurutnya, banyak hal yang beredar di luar sana belum tentu benar sehingga sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk menghakimi orang lain.
"Please. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings."
"Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya," tulis Aurelie dalam unggahan Threads-nya, dikutip Jumat (16/1/2026).
2. Fokus pada Cerita
Ditegaskan oleh Aurelie inti dari kisah yang ia tulis bukanlah untuk menunjuk atau menghakimi sosok tertentu di dunia nyata.
Aktris yang mulai berkarier sejak tahun 2008 ini ingin pembaca memahami bahwa cerita tersebut berfokus pada pengalaman pribadi, luka yang pernah dialami, serta perjalanan penyembuhan yang ia bagikan dengan kejujuran.
Aurelie juga menyampaikan pesan utama tentang pemulihan, bukan tentang mencari siapa yang bersalah dalam tulisannya yang kini viral tersebut.
"Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok."
"Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur," tambahnya.
3. Soal Pihak yang Bereaksi
Ditekankan oleh Aurelie jika ada pihak yang mengaku sebagai karakter dalam bukunya, hal itu menjadi urusan masing-masing.
Menantu Ida Bigenho itu kembali mengingatkan agar warganet tidak sekedar menebak-nebak lalu menjadikannya alasan untuk menyerang pihak lain.
Menurutnya, sikap seperti itu hanya akan menimbulkan kesalahpahaman dan memperkeruh keadaan.
"Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu."
"Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan," pintanya tegas.