Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Asam Urat Tak Selalu Muncul Mendadak, Ini Gejala yang Sering Diabaikan

Gejala asam urat berkembang bertahap, seiring kebiasaan hidup yang terus dibiarkan. Di tahap awal, gejalanya sering terasa ringan. Bukan nyeri tajam.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Asam Urat Tak Selalu Muncul Mendadak, Ini Gejala yang Sering Diabaikan
Ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI) Google Gemini
MAKANAN ASAM URAT - Ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI) Google Gemini yang dibuat pada selasa (30/9/2025). Berikut adalah makanan yang memicu timbulnya asam urat 

Benjolan ini bukan hanya mengganggu secara visual, tetapi juga bisa menjadi sumber masalah lanjutan. 

Dalam kondisi tertentu, tophus dapat pecah dan memicu infeksi karena jaringan di sekitarnya tidak sehat.

Selain itu, serangan asam urat juga bisa menjadi berulang. 

Rasa nyeri mereda setelah minum obat, lalu kambuh kembali karena kadar asam urat tidak pernah benar-benar dikendalikan.

Gaya Hidup “Minum Obat Saat Sakit” Jadi Pemicu Masalah

Salah satu kesalahan paling sering dalam menangani asam urat adalah pola pikir reaktif, minum obat hanya saat nyeri muncul, lalu berhenti ketika keluhan mereda.

Menurut dr. Dewa Ayu, pendekatan ini berisiko membuat asam urat berkembang menjadi kronis dan memicu komplikasi yang lebih berat.

Rekomendasi Untuk Anda

“Jangan cuma minum obat karena merasa, oh kayaknya saya minum obat ini sembuh nih. Yaudah, nanti kalau serangan lagi, minum obat lagi,” tegasnya.

Dalam tata laksana yang benar, pengobatan asam urat tidak berhenti saat nyeri hilang. Ada target kadar asam urat yang harus dipertahankan dalam jangka panjang agar kristal tidak terus menumpuk.

Ketika target sudah tercapai, pengaturan dosis pun dilakukan secara bertahap, bukan dihentikan mendadak. Tanpa kedisiplinan ini, risiko tophus, infeksi, hingga gangguan ginjal bisa meningkat.

Asam Urat dan Pilihan Gaya Hidup Sehari-hari

Asam urat bukan hanya soal usia atau faktor keturunan. Ia sering menjadi refleksi kebiasaan hidup yang dijalani bertahun-tahun.

Mengabaikan sinyal tubuh, bergantung pada obat pereda nyeri, serta tidak konsisten mengontrol kadar asam urat membuat masalah ini terus berulang.

Mengenali gejala sejak dini dan memahami bahwa pengelolaan asam urat adalah proses jangka panjang menjadi langkah penting agar kualitas hidup tetap terjaga.

Karena pada akhirnya, tubuh selalu memberi peringatan. Tinggal apakah kita mau mendengarkannya, atau menunggu sampai nyeri memaksa kita berhenti.
 

 

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas