Dinilai Bela Denada soal Dugaan Telantarkan Anak, Irfan Hakim Dihujat hingga Batasi Kolom Komentar
Pernyataan Irfan Hakim soal pengakuan Ressa sebagai anak Denada memicu hujatan warganet hingga kolom komentar Instagramnya dibatasi.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Salma Fenty
Ia menegaskan bahwa status anak menjadi faktor penentu dalam penentuan tanggung jawab hukum.
“Saya enggak tahu apakah dia anak luar nikah atau anak sah atau dalam perkawinan. Kalau itu anak dalam perkawinan ya harusnya gugat dua-duanya. Tapi kalau memang dia anak ibunya tanpa perkawinan yang sah, maka hanya punya hubungan hukum dengan ibunya, jadi hanya bisa gugat ibunya,” ungkap Hotman.
Usai mendengar penjelasan tersebut, Irfan kembali menegaskan pandangannya bahwa isu dugaan penelantaran anak ini sejauh ini baru datang dari satu pihak.
Ia menilai kebenaran klaim tersebut belum bisa dipastikan lantaran Denada belum memberikan pernyataan resmi.
“Tapi kan kita baru dengar dari satu pihak ya, dari pihak Denada belum ada statement. Jadi benar atau tidaknya yang diungkapkan si anak tersebut belum bisa terbukti,” kata Irfan Hakim.
“Benar,” respon Hotman.
Irfan pun melanjutkan dengan pertanyaan soal kemungkinan tuntutan balik jika klaim tersebut terbukti tidak benar.
“Tapi jika itu terbukti tidak benar yang disampaikan, berarti bisa dituntut balik pencemaran nama baik?” tanya Irfan lagi.
Hotman menjawab dengan penjelasan tegas mengenai batasan hukum dalam kasus semacam ini.
“Tergantung, kalau dia hanya menempuh jalur pengadilan itu bukan pencemaran nama baik karena dia menempuh upaya yang benar. Tapi kalau dia podcast di mana-mana, termasuk kamu bisa kena, karena pidana itu ada pelaku utama, ada pelaku turut serta,” kata Hotman.
Respons Irfan Hakim dalam menyikapi polemik tersebut dinilai sebagian publik kurang menunjukkan sikap netral.
Hal itu pun memicu kekecewaan, lantaran banyak warganet merasa sang presenter kurang menghadirkan empati, terutama dari sudut pandang anak yang merasa ditelantarkan.
"Aa' Irfan, saya adalah anak yang ditinggal oleh Ibu dan tumbuh di bawah asuhan kakek dan nenek. Setelah berusia 20 tahun, baru berani bertanya siapa ibu kandung saya," ujar akun @siapalahaku_12***58 dikutip Tribunnews dari akun TikTok, @dramahalu.
"Jangan mentang-mentang teman dekat, yang Salah pun dibela Aa," timpal akun @kh***za.
"Serius nih Irfan Hakim seen gak empati ini? Sebagai teman baik Denada, dia seharusnya bisa menasihati bukan bikin statement yang justru memperkeruh suasana," sahut akun @mom****ia.
Baca juga: Emma Waroka Peringatkan Denada soal Hak Ressa Rizky Rosano, Kini Minta Masalah Segera Diselesaikan
(Tribunnews.com, Rinanda)
Baca tanpa iklan