Jejak Friderica Widyasari Dewi, Dari Sinetron ke OJK, Ini Wajahnya saat Bintangi Angling Darma
Sosok Friderica Widyasari Dewi ditunjuk OJK sebagai pengganti pejabat Dewan Komisioner yang mundur, bukan nama baru di dunia hiburan.
Penulis:
Anita K Wardhani
Friderica kemudian melanjutkan S3 dan meraih gelar doktor di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan peringkat cumlaude pada 2019.
Setelah lulus S2, Friderica pulang ke Indonesia dan menjadi dosen tamu di berbagai kampus.
Pada 2008 Friderica menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Frederica pernah menjalani karier selama 10 tahun di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2006 – 2015 sebelum akhirnya menjabat sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan.
Pada 2007 – 2009 Frederica bekerja sebagai Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kemudian pada 2009 Friderica diangkat sebagai Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai Direktur Pengembangan BEI, kemudian Friderica menjabat sebagai Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2015.
Pada 2016 – 2019 Frederica diangkat dan menjabat sebagai Direktur Utama di KSEI, sebelum akhirnya menjadi Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas tahun 2020 – 2022.
Friderica juga memiliki sertifikat Wakil Penjamin Emisi dan Wakil Manager Investasi yang dikeluarkan OJK pada 2019.
Karier
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK (2022 – 2027)
Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020 – 2022)
Direktur Utama KSEI (2019 – 2020)
Direktur KSEI (2015 – 2019)
Direktur Pengembangan BEI (2009 – 2015)
Sekretaris Perusahaan BEI (2008 – 2009)
Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan (2006 – 2008)
Staf Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia (2008)
(Tribunnews.com/Jul/Wik/Niz)
Baca tanpa iklan