Dokter Kamelia Soroti Kejanggalan Kasus Narkoba Ammar Zoni, Singgung Dugaan Oknum dan CCTV
Dokter Kamelia menilai ada kejanggalan dalam kasus narkoba Ammar Zoni, singgung dugaan oknum dan CCTV yang dipertanyakan.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Sidang kasus narkoba Ammar Zoni memanas setelah muncul perbedaan keterangan antara terdakwa dan saksi di pengadilan.
- Dokter Kamelia menilai ada kejanggalan sejak awal, termasuk kemungkinan saksi tidak jujur karena dugaan intimidasi atau pemerasan.
- Ia juga menyinggung dugaan keterlibatan oknum serta rekaman CCTV yang dinilai terkesan disembunyikan.
TRIBUNNEWS.COM - Sidang kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat aktor Ammar Zoni kembali menjadi perhatian publik setelah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026), kemarin.
Persidangan berlangsung dinamis, terutama saat muncul perbedaan keterangan antara Ammar Zoni dan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Situasi sempat memanas ketika Ammar menunjukkan reaksi emosional terhadap pernyataan saksi yang dinilai tidak sesuai dengan versinya.
Seperti dalam sidang sebelumnya, kehadiran Dokter Kamelia yang diketahui sebagai kekasih Ammar Zoni turut menjadi sorotan.
Ia tampak setia mendampingi sang aktor selama proses persidangan berlangsung.
Di tengah bergulirnya proses hukum, Kamelia menyampaikan pandangannya terkait jalannya persidangan, termasuk menyoroti adanya dugaan kejanggalan dalam perkara tersebut.
Menurut Kamelia, ia menilai terdapat sejumlah hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya sejak awal kasus ini mencuat.
Ia juga menyinggung kemungkinan adanya tekanan yang memengaruhi keterangan saksi di persidangan.
"Kan dari awal udah janggal. Sekarang gini loh. Sekarang gini ya, saksi kan enggak mungkin bicara benar kalau dia emang memeras, ya terjun payunglah dia," ujar Kamelia, dikutip Tribunnews dalam YouTube Mantul Entertainment, Sabtu (14/2/2026).
Meski demikian, Kamelia menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menyudutkan institusi tertentu.
Ia membedakan antara institusi dan individu yang diduga terlibat dalam tindakan yang tidak semestinya.
Baca juga: Ammar Zoni Takut Kehilangan, Minta Kamelia untuk Tak Meninggalkannya
"Ya kan aku tidak menyalahkan instansi polisi, sama kayak aku dokter gigi. Jadi kalau ada yang nakal, sama dokter gigi yang jelek pasti jadi ikatan dokter gigi, gitu ya," jelasnya.
Janda satu anak ini kembali menekankan bahwa yang disorotnya adalah dugaan tindakan oknum, bukan lembaga secara keseluruhan.
Menurutnya, jika benar terjadi pemerasan, pihak yang terlibat kemungkinan tidak akan mengaku secara terbuka.
"Aku tidak menyalahkan instansi, tapi oknum kan, oknum yang memeras Bang Amar, dan itu enggak mungkinlah dia ngaku," lanjutnya.
Baca tanpa iklan