Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Taqy Malik Disebut Pernah Diincar Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan

Influencer Taqy Malik diakabarkan pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025 lalu.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Taqy Malik Disebut Pernah Diincar Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan
Instagram/taqy_malik
Influencer Taqy Malik diakabarkan pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025 lalu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Influencer Taqy Malik diakabarkan pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025 lalu.

Baca juga: Taqy Malik Diduga Mark Up Wakaf Al-Quran di Makkah-Madinah, Rekan Bisnis Bongkar Rinciannya

Hal itu diungkap oleh rekan bisnisnya, Randy Permana dimana Taqy Malik dianggap melanggar aturan kerajaan. 

Taqy dituding melakukan donasi secara online tanpa izin resmi otoritas. 

"Itu kasusnya dia jual makanan, sedekah makanan. Dan dia Story-nya dia itu tembus dilihat oleh pihak ada beberapa polisi intel di Madinah lah. Karena dia waktu berbagi itu, berbagi makanannya bdi area Masjid Quba saat itu," kata Randy Permana melalui wawancara daring belum lama ini. 

"Karena makanannya itu enggak sesuai lidah jamaah di sana, akhirnya banyak makanan yang kebuang di sana dan bikin kotor," sambungnya. 

Lebih lanjut, Randy menyebut intelijen di Madinah telah mengantongi bukti-bukti kegiatan tersebut dari konten yang viral di media sosial.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan itu akhirnya dicari siapa nih yang bagi-bagi di sini, ketika dicaritahu ya Taqy itu. Setelah itu dia langsung pindah ke Makkah. Nah ketika dia dicari sampai ke Makkah dan sekarang dia udah enggak pernah nge-pos-nge-pos lagi kan untuk wakaf Al-Qur'an ataupun sedekah makanan," lanjutnya. 

Ambil Untung dari Wakaf Al-Qur'an

Lebih lanjut, belakangan Taqy diduga melakukan mark up untuk wakaf Al-Qur'an yang dijalankan mantan suami Salmafina Sunan tersebut. 

Taqy diduga mengambil keuntungan yang sangat besar dari program wakafnya. 

Instagram/taqy_malik
Instagram/taqy_malik (Instagram/taqy_malik)

"Dia menjual mushaf dengan harga Rp330.000, padahal harga di toko rata-rata 40-50 riyal. Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," ujar Randy Permana. 

Randy menyebut mantan menantu Sunan Kalijaga ini bukan sebagai penipu, namun mengambil untung dari kegiatan amal ini. 

"Sebenarnya kalau nipu enggak. Ya dia istilahnya dia membuka harga mushaf Rp330.000 terus dia akhirnya menyalurkan dengan beli mushaf yang murah, maksudnya yang tidak sesuai dengan wakaf. Sedangkan wakaf itu ya nominalnya berapa ya kita wakafkan sesuai nominal," tambahnya. 

Alasan Rekan Kerja Bongkar Kelakuan Taqy Malik di Arabica

Randy mengaku punya alasan sendiri untuk membongkar kelakuan Taqy di Arab Saudi. 

Ia merasa dirugikan baik secara personal maupun lingkup komunitas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Saudi. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas