Cut Meyriska Tak Lagi Pusing Saat Berat Badan Anak Mandek, Ini Pesannya untuk Para Ibu
Status gizi anak menjadi indikator untuk menilai kecukupan asupan gizi harian, dengan berat badan dan tinggi badan sebagai parameter utama.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Status gizi anak menjadi indikator untuk menilai kecukupan asupan gizi harian, dengan berat badan dan tinggi badan sebagai parameter utama.
- Cut Meyriska mengaku sempat stres ketika berat badan anaknya tidak kunjung naik sesuai harapan
- Istri Roger Danuarta itu menceritakan, pengalamannya saat mencoba berbagai cara agar berat badan anaknya naik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis Cut Meyriska tak lagi pusing saat berat badan anaknya stuck.
Istri Roger Danuarta ini mengaku dulu sempat stres ketika berat badan anaknya tidak kunjung naik sesuai harapan.
Cut Meryska dan Roger saat ini dikaruniai dua orang anak laki-laki. Anak pertama bernama Shaquille Kaili Danuarta (lahir 17 April 2020) dan anak kedua bernama Jourell Kenzie Danuarta (lahir 22 April 2022).
Menurut dia, perasaan khawatir itu wajar bagi para orang tua.
“Masih deg-degan tentang berat badan anak? Masih dong. Kayaknya itu masalah yang belum selesai-selesai,” ujar perempuan 32 tahun ini di kegiatan di Jakarta, baru-baru ini.
Baca juga: Cut Meyriska Ungkap Cerita Lawas Dilabrak Aktris Lain Buntut Miliki Hubungan dengan Roger Danuarta
Namun bagi Meriyska, orang tua tetap memantau perkembangan anak secara rutin dan tidak menunda untuk mencari bantuan dari tenaga ahli.
"Buat moms, nggak perlu khawatir. Tetap dipantau perkembangan anak, berat badan anak. Milestone perkembangan ini tetap dipantau terus,” katanya.
Sebagai orang tua, ia tidak boleh takut untuk berkonsultasi jika merasa ada yang kurang dalam perkembangan anak.
Langkah itu penting karena berkaitan dengan masa depan buah hati.
“Kalau merasa ada yang kurang atau bagaimana, harus langsung ke ahlinya, kita konsultasi. Itu cara yang terbaik buat anak, karena ini untuk masa depan anak juga, jangka panjangnya,” jelasnya.
Model Indonesia keturunan Aceh ini menceritakan, pengalamannya saat mencoba berbagai cara agar berat badan anaknya naik.
Mulai dari mencoba berbagai jenis makanan hingga mencari inspirasi menu di media sosial. Bahkan, ia sampai turun langsung ke dapur untuk memasak berbagai menu demi anaknya.
“Aku yang nggak pernah ke dapur, jadi ke dapur. Masak ini, kukus ini, rebus ini. Cari semua menu di media sosial,” katanya.
Dibantu teknologi, kini orang tua sebenarnya sudah lebih dimudahkan. Orang tua bisa memantau grafik berat badan anak, mengetahui kemungkinan kekurangan gizi, hingga berkonsultasi dengan lebih mudah.
Baca tanpa iklan