Aktris Tiara Permata Dihujat Muka Alim Kelakuan Bejat, Buntut Tuduhan Prostitusi
Tiara Permata, ratu FTV tersebut, menegaskan nama besarnya sebagai artis hancur lebur karena tuduhan terlibat prostitusi online.
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Tiara Permata dihujat habis-habisan buntut tuduhan prostitusi online
- Kala itu ia tak menyampaikan klarifikasi karena merasa tak melakukannya
- Tiara Permata mendapat banyak hikmah. Ia menjadi pribadi yang lebih selektif dalam memilih teman dan lebih religius
TRIBUNNEWS.COM - Tiara Permata pernah terseret kasus dugaan prostitusi online artis pada 2019, yang membuat kesehatan mentalnya berantakan.
Warganet kala itu ramai-ramai menghujatnya.
"Jujur aku stres hadapi komentar dan hujatan netizen di media sosial, parah banget. Padahal aku tidak pernah terlibat (prostitusi online)," kata Tiara Permata kepada Wartakotalive.com, ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).
Ratu FTV tersebut menegaskan nama besarnya sebagai artis hancur lebur karena tuduhan terlibat prostitusi online.
Bahkan saat ada judul FTV tayang di televisi dan cuplikannya muncul di media sosial, Tiara langsung dirujak warganet. Padahal karakternya wanita baik-baik.
"Banyak yang DM. Mereka pada bilang, 'Mukanya alim tapi kelakuannya bejat, mukanya alim enggak tahunya jual diri', segala macam. Aduh, agak sedikit nyesek ya, mental gue kena dan kegampar juga," ucap wanita berusia 28 tahun ini.
Tiarra Nur Permata Elsaid saat itu tidak memilih melakukan klarifikasi kepada publik untuk mencuci nama baiknya, karena ia merasa sama sekali jual diri.
"Karena dulu aku yakin publik bisa menilai bahwa aku tidak terlibat dalam prostitusi online itu," tegasnya.
"Kita nikmatin aja (gosipnya). Karena pada saat itu juga memang lagi bentrok soal kepemerintahan ya. (Isu prostitusi artis ini) buat nutupin brengsek-brengseknya pejabat luar sana yang korupsi," tambahnya.
Selain kehilangan pekerjaan, selama setahun usai terseret kasus dugaan prostitusi online, Tiara juga kehilangan teman-temannya yang tak percaya kepada dirinya.
"Sebenarnya teman-teman lama aku tinggalin semua ya. Gara-gara mereka yang kayak, 'Hah? Tiara begini? Tiara begitu?'. Padahal mereka tahu aktivitas aku sehari-hari itu seperti apa, tapi mereka yang malah menggiring opini seakan-akan aku tuh (jual diri) seperti itu," jelasnya.
Selama satu tahun, Tiara hanya mengurung diri di rumah dan takut bersosialisasi dengan sekitar. Setelahnya, ia memberanikan diri dengan mendaftar kuliah.
"Aku memberanikan diri untuk bersosial lagi di tahun 2021 pas daftar kuliah. Aku mau ngobrol lagi, mau nongkrong lagi. Jadi sekarang aku lebih ke teman-teman baru, teman-teman kuliah aja," ungkapnya.
Dari kejadian kelam tersebut, Tiara Permata mendapat banyak hikmah. Ia menjadi pribadi yang lebih selektif dalam memilih teman dan lebih religius.
"Sekarang tuh aku banyak belajar untuk bisa memilih teman. Kalau memang teman itu toxic buat kita, tinggalin. Kalau enggak ada manfaatnya, tinggalin. Banyak belajar tentang ikhlas dan lebih sayangin diri sendiri aja," ujar Tiara Permata.
"Harapan aku semoga bisa jadi pribadi yang baik, bermanfaat untuk orang-orang sekitar, dan selalu dekat sama Tuhan," sambungya.
Baca tanpa iklan