Ketakutan Vincent Verhaag Punya Anak Perempuan, Bersumber dari Masa Lalunya
Vincent bukan sosok pria "alim" saat masih muda. Itulah yang kini menghantuinya saat memikirkan sosok pria yang akan mendekati putrinya kelak.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Vincent blak-blakan mengungkapkan kekhawatirannya mengenai masa depan sang putri, terutama saat memasuki usia remaja nanti
- Diakuinya bukan sosok pria "alim" saat masih muda. Itulah yang kini menghantuinya saat memikirkan sosok pria yang akan mendekati putrinya kelak
- Vincent bertekad memposisikan dirinya sebagai cinta pertama bagi sang putri agar Hagia memiliki standar tinggi dalam menilai laki-laki di masa depan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehadiran putri kecil bernama Hagia Alyara Verhaag membawa kebahagiaan sekaligus kecemasan tersendiri bagi Vincent Verhaag.
Suami dari Jessica Iskandar ini secara blak-blakan mengungkapkan kekhawatirannya mengenai masa depan sang putri, terutama saat memasuki usia remaja nanti.
Vincent mengakui bahwa ketakutan terbesarnya bersumber dari refleksi masa lalunya sendiri.
Ia mengaku bukan sosok pria "alim" saat masih muda. Itulah yang kini menghantuinya saat memikirkan sosok pria yang akan mendekati putrinya kelak.
"Jagalah! Maksudnya papanya juga bukan papa-papa alim kan," ujar Vincent saat ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Jessica Iskandar Sempat Dirawat karena Infeksi Bakteri, Vincent Verhaag Kabarkan Kondisinya
"Aku enggak mau dia ketemu (pria) kayak aku di usia remaja dulu. Jadi aku harus berubah," tambahnya.
Demi melindungi sang buah hati, Vincent memiliki prinsip kuat untuk membesarkan Hagia dengan kasih sayang yang melimpah.
Ia bertekad memposisikan dirinya sebagai cinta pertama bagi sang putri agar Hagia memiliki standar tinggi dalam menilai laki-laki di masa depan.
Menurut Vincent, standar tersebut sangat penting agar putrinya tidak mudah terbuai oleh pria yang tidak bertanggung jawab.
Ia bahkan membayangkan sebuah skenario saat putrinya berhadapan dengan lawan jenis.
“Jadi ketika ada cowok yang datang dan bilang, ‘Eh, lu bisa masak kayak emak gue enggak?’, dia bisa jawab, ‘Lu bisa kerja kayak bapak gue enggak?’. Jadi the first love harus dari papanya,” seloroh Vincent.
Bagi pria berusia 33 tahun ini, mendidik anak perempuan tidak melulu soal kemewahan.
Vincent justru ingin menanamkan makna melalui perhatian-perhatian kecil setiap hari, seperti menanyakan kabar atau memastikan sang anak sudah makan.
“Justru yang kecil-kecil itu yang sangat bermakna buat saya. Itu yang ingin saya didik dan berikan untuk anak perempuan saya,” jelasnya.
Meski memiliki ambisi besar untuk menjadi ayah yang protektif, Vincent menyadari bahwa dirinya jauh dari kata sempurna. Ia menegaskan akan terus belajar demi memberikan yang terbaik bagi Hagia.
"Saya akan berusaha tentunya. Saya juga enggak sempurna, tapi saya banyak belajar," pungkasnya.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan