Lagu 'Jangan Paksa Rindu' Ifan Seventeen Dibikin Format Short Movie
Perilisan 'Jangan Paksa Rindu' dalam format short movie menjadi upaya Ifan menghadirkan pengalaman baru bagi penikmat musik.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Menurut Ifan, keputusan menjadikan 'Jangan Paksa Rindu' sebagai short movie didasarkan pada kekuatan cerita yang terkandung dalam lirik lagu tersebut
- Ifan juga membuka peluang pengembangan cerita dari proyek ini ke format yang lebih panjang di masa mendatang
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musisi Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen menghadirkan konsep berbeda dari lagu terbarunya berjudul 'Jangan Paksa Rindu'.
Lagu tersebut kini dikemas dalam format short movie, menjadi pendekatan baru dalam perilisan karya musiknya.
Pemilik nama lengkap Riefian Fajarsyah itu mengungkapkan, konsep ini menjadi pengalaman pertama sepanjang karier bermusiknya sejak 2008.
“Saya sudah berkarier sekitar 18 tahun, tapi belum pernah dibuatkan treatment video klip sampai pakai gala premier seperti ini. Bahkan konsepnya dibuat short movie,” kata Ifan dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Menurut Ifan, keputusan menjadikan 'Jangan Paksa Rindu' sebagai short movie didasarkan pada kekuatan cerita yang terkandung dalam lirik lagu tersebut.
Baca juga: Ditemani Raffi Ahmad dan Ifan Seventeen, Kawendra Lepas Pemudik Kereta ke Jember dan Lumajang
Ia menilai lagu yang dirilis bersama Royal Prima Musikindo memiliki narasi yang lebih dalam dibanding karya sebelumnya.
“Story dari lagu ini kuat, berbeda dari beberapa lagu yang saya buat sebelumnya. Dari awal memang sudah terasa cocok untuk dijadikan film atau short movie,” ujarnya.
Ifan juga membuka peluang pengembangan cerita dari proyek ini ke format yang lebih panjang di masa mendatang.
“Kurang lebih akan sama, bisa dikembangkan lagi ke cerita yang lebih panjang,” ucapnya.
Dalam proyek tersebut, Ifan turut melibatkan sejumlah aktor, di antaranya Achmad Megantara dan Raihaanun.
Megantara menyebut proses syuting berjalan santai, namun tetap mengutamakan kualitas hasil akhir.
“Prosesnya menyenangkan, lebih santai dibanding syuting film pada umumnya, tapi tetap serius untuk hasil yang maksimal,” kata Megantara.
Perilisan 'Jangan Paksa Rindu' dalam format short movie menjadi upaya Ifan menghadirkan pengalaman baru bagi penikmat musik, sekaligus memperkuat unsur cerita dalam karya yang disajikan.
“Sehingga kenapa kami bikin ‘Jangan Paksa Rindu’, karena ini bagian dari roadmap sebenarnya. Jadi kayak ini nanti suatu saat akan sukses, gue pengen bikin filmnya,” imbuhnya.
Diketahui, single 'Jangan Paksa Rindu (Beda)' dari Ifan Seventeen resmi dirilis pada 9 Januari 2026.
Lagu yang menjadi bagian dari album Resonance itu dirilis serentak di berbagai platform streaming digital, lengkap dengan video lirik resmi di YouTube.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
Baca tanpa iklan