Harry Kiss Kurban Atas Nama Mendiang Vidi Aldiano di Momen Idul Adha
Melalui ibadah kurban ini, keluarga besar Harry Kiss berharap terus merawat dan menghidupkan nilai-nilai kebaikan yang ditunjukkan Vidi semasa hidup.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Penyanyi Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya pada 7 Maret 2026 di Jakarta
- Harry Kiss, sang ayah, berkurban atas nama Vidi di momen Idul Adha tahun ini
- Melalui ibadah kurban ini, keluarga besar Harry Kiss berharap bisa terus merawat dan menghidupkan nilai-nilai kebaikan yang ditunjukkan Vidi semasa hidup
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di Hari Raya Idul Adha, Harry Kiss, ayah dari mendiang penyanyi Vidi Aldiano menunaikan ibadah kurban yang secara khusus diniatkan atas nama almarhum putranya.
Sebelum memantapkan niatnya, Harry sempat mencari tahu dan berkonsultasi mengenai hukum fikih terkait menyembelih hewan kurban untuk orang yang sudah wafat.
Setelah memperoleh keyakinan amalan tersebut sah dan bernilai sebagai sedekah jariyah, ia pun memantapkan niatnya tersebut.
Baca juga: Harry Kiss Bagikan Momen Sheila Dara Suapi Vidi Aldiano saat Sakit, Ungkap Janji pada sang Menantu
"Kurban itu atas nama beliaulah. Saya bilang, saya yang bayar, atas namanya dia lho ini. Boleh, atas nama Vidi boleh sekali," kata Harry Kiss di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, baru-baru ini.
Hewan kurban tersebut disembelih melalui pengurus Masjid Nurul Hidayah.
Ia menegaskan seluruh biaya administrasi dan pembelian hewan telah diselesaikan, meski ia enggan membeberkan secara rinci mengenai jumlahnya.
"Atas nama Vidi. Kita di Nurul Hidayah, Masjid Nurul Hidayah. Sudah dibayar sih," ujar Harry.
Mengenai jenis hewan yang dipilih, Harry memaparkan tradisi keluarganya yang biasanya membeli kambing secara perorangan.
Sementara untuk hewan kurban berupa sapi, mereka cenderung memilih sistem kelompok.
Sambil mengenang tradisi tersebut, Harry bahkan sempat melempar candaan khasnya mengenai kebiasaan patungan di dalam keluarga.
"Kita kurban dari dulu kambing. Kalau sapi tuh kita iuran, namanya kolektif, patungan. Patungan itu saya biasa jadi patung karena bayarnya belakangan. Satu sapi tujuh orang, ya tujuh orang, berarti saya yang kedelapan karena yang tujuh sudah selesai," jelas Harry.
Melalui ibadah kurban ini, keluarga besar Harry Kiss berharap bisa terus merawat dan menghidupkan nilai-nilai kebaikan yang selalu dicontohkan oleh Vidi Aldiano sepanjang hidupnya.
Fokus utama Harry saat ini adalah mengirimkan doa terbaik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi sesama agar pahala almarhum tak terputus.
Aksi solidaritas keluarga ini rupanya tidak berhenti pada momentum Idul Adha saja.