Perjuangan Acha Septriasa Jadi Single Mother di Sydney dan Tetap Berkarya di Jakarta
Kesibukan Acha Septriasa di industri hiburan, bukan penghalang untuk tetap memberi perhatian penuh terhadap sang putri, Bridgia Kalina Kharisma.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Acha Septriasa tetap dedikasi bagi anak meski sibuk syuting film di Indonesia dan Australia.
- Bolak-balik Jakarta-Sydney, Acha Septriasa berjuang demi waktu tumbuh kembang sang putri.
- Jadi single mother, Acha Septriasa imbangi karier akting dengan tanggung jawab penuh pada anak.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kesibukan Acha Septriasa di industri hiburan Indonesia, bukan penghalang untuk tetap memberi perhatian penuh terhadap sang putri, Bridgia Kalina Kharisma.
Meski kini lebih banyak beraktivitas di Indonesia untuk syuting film dan mengurus bisnis, Acha mengaku selalu menyempatkan diri kembali ke Australia demi menghabiskan waktu bersama putrinya.
Saat ini, Acha disibukkan dengan pekerjaan di Tanah Air, mulai dari film layar lebar, serial, promosi film hingga sejumlah produksi yang sudah menantinya.
"Iya kalau di Jakarta ini memang kebetulan karena film, karena ada perusahaan film, terus juga memang saya masih juga bermain series, ada promo film juga, dan juga back-to-back film nantinya," ujar Acha Septriasa di kawasan Sudirman Jakarta Selatan, belum lama ini.
Namun di tengah jadwal yang padat tersebut, pemeran film Heart itu tetap menempatkan Bridgia sebagai prioritas utama.
"Jadi saya sebenarnya ke sini ini pengen nengokin anak sebentar, habis itu balik lagi," tutur Acha.
Baca juga: Acha Septriasa Tanggapi Santai Dijodohkan dengan Baim Wong
Sebenarnya juga sudah kangen sekali sih sama rumah (di Jakarta)," katanya.
Acha mengungkapkan bahwa saat dirinya berada di Indonesia, putrinya mendapat pendampingan dari kedua orang tuanya.
Setelah itu, Bridgia juga akan menghabiskan waktu bersama sang ayah sesuai kesepakatan hak asuh yang mereka jalankan.
"Dan sekarang ada my parents yang look out for Bridgia. Makanya nanti sebelum akhirnya dibagi sama papanya, karena memang custody-nya kan seperti itu," jelasnya.
Sebagai seorang ibu, Acha mengaku tidak ingin kehilangan momen tumbuh kembang anaknya.
Karena itu, ia rela melakukan perjalanan lintas negara meskipun hanya memiliki waktu luang yang sangat singkat.
"Bridgia tuh, saya juga makanya nggak mau kehilangan waktu sama anak saya. Makanya ada break seminggu pun, pesawat Jakarta-Sydney saya beli saja deh, sudah gitu," ungkap Acha.
Menurut Acha, perjuangan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus dijalani seorang ibu, terlebih setelah dirinya berstatus single mother.