Ibnu Jamil Ketagihan Jadi Pengisi Suara Film Animasi
Ibnu Jamil mengaku terlibat sebagai pengisi suara dalam film animasi Garuda di Dadaku.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Anita K Wardhani
"Awalnya kayak penasaran, pengen tahu gimana sih cara kerjanya," ucap Ibnu.
"Ternyata kita cuma dikasih sketch-nya doang, kita diambil dulu suaranya, kita isi dengan intonasi berbagai macam version, terus nanti baru dibuat gambarnya," tuturnya.
Menurut Ibnu, tantangan terbesar justru muncul karena dirinya harus mengandalkan imajinasi untuk membayangkan gerakan dan ekspresi karakter yang belum hadir dalam bentuk animasi bergerak.
"Belum jadi gambar bergerak. Cuma kita dikasih sketch-nya aja. Itulah tingkat kesulitannya, kita harus punya imajinasi lebih lagi. Kita harus bisa menyiapkan di imajinasi kita ruang, terus gesturnya seperti apa," katanya.
Ia pun mengatakan pengalaman tersebut membuatnya semakin tertarik untuk menjajal proyek animasi lainnya di masa depan.
"Pengen, gua pengen lagi. Pengen lebih mengeksplor lagi. Karena memang semakin ke sini film animasi punya tempat, punya market," ucapnya.
Ibnu bahkan mengaku masih menyimpan kenangan masa kecil saat menonton film-film animasi favoritnya.
Karena itu, ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari industri yang pernah memberi banyak kesan dalam hidupnya.
"Itu ada lho di imajinasi gua sampai saat ini masih ada, dan gua pengen terlibat dalam proyek-proyek seperti itu," katanya.
"Kalau mungkin nanti karakternya berbeda lagi, itu mungkin akan jadi sesuatu yang lebih menarik lagi," ujar Ibnu.