Tak Cuma Penggemar, Jastip Tiket Konser BTS Juga Kewalahan, Ini Alasan ARMY Serbu Warnet
Konser BTS di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dijadwalkan berlangsung 26-27 Desember 2026. Fans berlomba war tiket.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Fans menyambut antusias konser BTS di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang dijadwalkan berlangsung 26-27 Desember 2026
- Antusiasme luar biasa ini sudah terlihat sejak dibukanya penjualan tiket gelombang pertama khusus untuk pemilik ARMY Membership
- Mereka berlomba memenangkan war tiket mengandalkan spesifikasi komputer canggih dan jaringan warnet yang dinilai lebih stabil dibanding internet rumah atau ponsel pintar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grup K-Pop ternama Bangtan Boys (BTS) disambut antusias oleh penggemarnya (ARMY) menjelang konser megah mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 sampai 27 Desember 2026 mendatang.
Antusiasme luar biasa ini sudah terlihat sejak dibukanya penjualan tiket gelombang pertama khusus untuk pemilik ARMY Membership pada Selasa (9/6/2026) kemarin.
Bahkan, media sosial khususnya platform X (sebelumnya Twitter) dan TikTok sempat diramaikan oleh video yang memperlihatkan para ARMY menyerbu Warung Internet (Warnet) demi memenangkan 'war' tiket.
Terkait fenomena ini, salah satu ARMY mengungkapkan alasan di balik aksi mereka berburu tiket di warnet.
"Untuk war tiket BTS kali ini emang susah, berbeda dari konser K-Pop lainnya," kata Sary dihubungi Tribunnews, Rabu (10/6/2026).
Kendala Pembayaran dan Server Membludak
Sary, seorang ARMY asal Jakarta yang juga merupakan koordinator dari beberapa komunitas grup K-Pop, menyebutkan kendala utama yang dihadapi para penggemar justru terjadi saat proses akhir transaksi.
"Jadi susah karena nggak dapet itu pas proses tinggal bayar aja nggak bisa terus, jadi pas direload lagi ya seat-nya tiba-tiba udah ada yang ambil," ujar Sary.
Baca juga: Momen Army Gagal Dapat Tiket Konser BTS Meski Pakai 7 Device, Sontak Menangis, Vertigo Kambuh
Demi menyiasati hal tersebut, banyak penggemar memilih bersandar pada spesifikasi komputer dan jaringan warnet yang dinilai lebih stabil dibanding internet rumah atau ponsel pintar.
"Karena kalau di warnet juga jaringannya lumayan karena spesifikasinya untuk game online komputer mereka yang notabennya jaringannya cepet, tapi itu ga ngejamin dapat juga," lanjutnya.
Sementara itu saat hari war tiket kemarin, Sary yang juga bekerja hanya mengandalkan laptop di kantor-nya. Sayangnya, ia belum mendapatkannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan kesulitan ini tidak hanya dialami oleh penggemar biasa, tetapi juga oleh para penyedia jasa titip (jastip) tiket yang sudah berpengalaman.
Hal ini terbilang wajar mengingat kapasitas stadion tidak sebanding dengan membludaknya jumlah peminat yang mengakses situs resmi penjualan.
Sebagai informasi, kapasitas maksimal GBK berada di angka 78.000 penonton, dan jumlah tersebut dipastikan tidak boleh terisi penuh sesuai dengan regulasi keamanan konser.
"Di warnet belum tentu dapat juga, para jastip itu udah melibatkan banyak orang, ya ada yang dapat itu setelah dicoba beberapa kali," ungkap Sary.