Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Psikolog Ingatkan Ruben Onsu dan Sarwendah soal Psikis Anaknya: Nggak Boleh Diperebutkan

Di tengah konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, psikolog ingatkan untuk tak jadikan anak bahan rebutan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu di mata psikolog.
  • Psikolog menegaskan dalam konflik ini anak yang paling banyak jadi korban.
  • Ia mengingatkan Ruben dan Sarwendah untuk tak menjadikan anak bahan rebutan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Psikolog Rosemini alias Bunda Romi mengingatkan Ruben Onsu dan Sarwendah untuk mempertimbangkan kondisi psikis anak-anaknya di tengah konflik.

Polemik Ruben Onsu dan Sarwendah terkait nafkah, harta gono-gini hingga hak asuh anak kian pelik.

Pihak Ruben hingga kini masih merasa dipersulit oleh mantan personel Cherrybelle itu untuk bertemu kedua putrinya.

Sementara itu, Sarwendah memilih vakum dari media sosial bahkan absen melakukan live TikTok yang menjadi sumber pemasukannya.

Pasalnya, netizen menggeruduknya dengan komentar bernada hujatan dan kritik.

Rekomendasi Untuk Anda

Konflik keduanya pun ikut membuat psikolog Bunda Romi buka suara.

Bunda Romi menyayangkan perselisihan di antara mantan suami istri ini.

"Ada perpisahan dalam suatu keluarga, baik bapak dan ibunya itu memang enggak ada bekas bapak, bekas ibu, yang ada mantan suami dan mantan istri," tutur Bunda Romi, dikutip dari YouTube SCTV, Kamis (18/6/2026).

"Sehingga beban terberat memang itu adalah pada anak. Kalau ditanya beban psikologisnya ada? Ada banget," tegasnya.

Pihaknya mengungkapkan, keputusan berpisah tidak pernah diminta oleh anak.

Tetapi, anak-anak kemudian harus menanggung beban yang luar biasa.

Baca juga: Sayangkan Giorgio Antonio Syuting Iklan di Rumah Ruben Onsu, Kuasa Hukum Singgung Harta Gono-gini

"Mereka enggak meminta adanya perpisahan, tapi mereka harus turut menanggung beban yang luar biasa," jelasnya.

"Kenapa saya bilang beban? Kadang anak-anak itu dianggap sebagai benda sehingga diperebutkan. Anak enggak boleh diperebutkan," katanya memperingatkan.

Dalam hal ini, Bunda Romi menekankan pentingnya ada co-parenting yang baik.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas