Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018 Kembali Berjalan

Manfaat pelatihan, seperti dijelaskannya, mempersingkat masa belajar untuk memenuhi standar kinerja yang ditentukan.

Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018 Kembali Berjalan
Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Imam Gunawan 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018.

Hal itu diharapkan bisa menumbuhkan soft-skill dari para pelaku usaha, tidak hanya para pelaku Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM), namun juga pengusaha pemula dan para pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya.

“Kali ini masih sama seperti tahapan yang pertama, tapi batch 5. Jadi pasti ilmunya, jenis bidang yang disampaikan masih sama dengan tahapan yang pertama, namun yang membedakan narasumbernya yang saat ini lebih banyak dikendalikan oleh mitra kita Mitra UMKM,” ujar Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Imam Gunawan, kepada para wartawan di Ruang Teater Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7/2018) pagi.

“Yang menjadi plusnya atau istimewa pada kali ini, perkembangannya dari peminat pelatihan ini lebih banyak dan mentoring angkatan bacth hingga ketiga juga berjalan, mentoring online juga berjalan. Tampaknya perkembangan mentoring itu cukup bagus. Beberapa waktu lalu kita buka mentoring dua hari, cukup baik, penuh pertanyaan-pertanyaan yang luar biasa untuk para peserta,” sambungnya.

Manfaat pelatihan, seperti dijelaskannya, mempersingkat masa belajar untuk memenuhi standar kinerja yang ditentukan.

Dengan mengikuti pelatihan sebelum atau sudah memulai usaha, para pengusaha mempunyai pengetahuan yang cukup untuk menjalankan bisnis mereka sehingga mereka dapat bekerja secara optimal, tanpa harus meraba-raba terlebih dahulu langkah apa yang harus dilakukan dan dapat memaksimalkan waktu yang ada.

Selain itu, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam menghadapi pekerjaan-pekerjaan yang sedang dihadapi, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien, serta dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru bagi bisnis mereka.

Pihaknya kini tengah sedang menyusun langkah seleksi agar mendapatkan peserta yang benar-benar berkualitas.

“Sehingga pada hasil akhir nanti, betul-betul menghasilkan para wirawisahawan muda yang perspektif untuk maju. Kita juga sudah menyiapkan akses pendanaan untuk kawan-kawan yang rencana bisnisnya dan prospek bisnisnya cukup maju,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kabid Pemetaan Kewirausahaan di Kemenpora, Sutrija, kembali menyampaikan pesan-pesan penting agar para peserta mampu meraih apa yang dicita-citakan.

“Kita harus memiliki integritas. Karena itu sangat diperlukan, selain jujur, disiplin dan komitmen. Bagaimana agar kita bisa integritas? Salah satunya, kehadiran juga perlu ditingkatkan kedisiplinannya,” paparnya.

“Kita perlu menumbuh kembangkan wirausaha, mode baru dikalangan pemuda, basis pemuda tidak hanya mahasiswa tapi yang mengacu ke undang-undang. Fasilitas yang akan kita berikan di antaranya sertifikat dan nanti kita juga berikan mentoring dan lain-lainnya," katanya.

Lebih jauh diutarakannya, bakal melakukan seleksi, peserta yang mempunyai kegiatan-kegiatan atau rencana bisnis yang baik.

“Nanti kita seleksi dan diberikan reward yaitu modal usah dari bapak kepala bidang akses pemodalan, yaitu modal usaha sebesar Rp15 juta. Modal ini nanti dikhususkan untuk modal usaha dan harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan laporan pengeluaran keuangan negara,” pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas