Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kaleidoskop 2018: Tonggak Kebangkitan Olahraga Indonesia

Tahun 2018 akan menjadi catatan sejarah baru bagi olahraga Indonesia sebab utamanya karena di tahun ini Indonesia sukses menggelar dua ajang olahraga

Kaleidoskop 2018: Tonggak Kebangkitan Olahraga Indonesia
Grid.ID
Kontingen Indonesia Asian Games 2018 

Pemerintah dalam hal ini Kemenpora memutuskan menghapus Satlak Prima lewat Perpres No. 95 Oktober 2017. Lewat aturan ini, pemerintah melalui Kemenpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) akan mengontrol secara langsung kepada induk cabang olahraga lainnya terkait masalah akomodasi dan sebagainya.

Artinya, lewat aturan ini, induk cabang olahraga akan mengelola anggaran pelatnas mereka secara mandiri. Ketika dana sudah disalurkan langsung, dampaknya semua cabor bisa melakukan program persiapan secara fokus baik pemusatan latiahan atau try out di luar negeri.

Belum tuntas sampai di situ, guna menyemangati para atlet Indonesia saat bertanding, pemerintah pun menjanjikan bonus; Rp 1,5 miliar bagi peraih medali emas, Rp 500 juta medali perak dan Rp 250 juta perunggu – besaran bonus itu bagi nomor perorangan, dan nominal yang tak jauh berbeda juga diterapkan di nomor-nomor grup dan tim.

Ditambah lagi jabatan PNS dan rumah bagi peraih medali emas. Bonus yang diberikan ini pun menjadi bonus terbesar sepanjang sejarah olahraga Indonesia.

Dua hal itu merupakan beberapa perhatian dari pemerintah, belum lagi membahasa mengenai pembangunan venue-venue berstandar dunia dan infrastruktur di Jakarta dan Palembang guna menyukeskan Asian Games dan Asian Para Games.

Tertular ke Asian Para Games

Setelah sukses menggelar Asian Games pada 18 Agustus – 2 September 2018, satu bulan kemudian tepatnya 6 – 13 Oktober 2018, Indonesia giliran menggelar pesta olahraga se-Asia bagi para atlet penyandang disabilitas, Asian Para Games 2018.

Berbagai persiapan juga dijalankan secara masif untuk menghadirkan kesan penyelenggaraan yang bagus di mata dunia. Apalagi Asian Para Games perdana dihelat di Indonesia.

Hasilnya, Asian Para Games 2018 bisa mengikuti kesuksesan yang telah diraih Asian Games yakni dari sisi prestasi dan penyelenggaraan.

Dari sisi prestasi kontingen Indonesia yang sebelumnya ditargetkan lolos delapan besar olah Presiden Joko Widodo hasilnya juga mengejutkan dengan finis diperingkat kelima dengan mengumpulkan 135 medali; 37 emas, 47 perak dan 51 perunggu.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas