Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Alasan PB Djarum Hentikan Audisi, karena Enggan Langgar Undang-undang?

Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menyebut penghentian audisi karena pihaknya tak mau melanggar undang-undang.

Alasan PB Djarum Hentikan Audisi, karena Enggan Langgar Undang-undang?
DOK. PB DJARUM
Anggota tim pencari bakat PB Djarum, Lius Pongoh, memberikan keterangan tata tertib Sebanyak 904 Atlet Muda Tanding di Purwokerto, 206 Lolos Tahap Screening kepada ratusan peserta Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menyebut penghentian audisi karena pihaknya tak mau melanggar undang-undang.

Program Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis yang sudah digelar PB Djarum sejak 2006, akhirnya dihentikan untuk mereduksi polemik yang muncul belakangan ini.

PB Djarum memutuskan untuk menghentikan Program Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis pada 2020 mendatang.

Dengan demikian, PB Djarum hanya akan merampungkan audisi pada 2019 ini.

Sebelumnya, muncul polemik antara pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan pihak Djarum Foundation.

KPAI menyebut bahwa Djarum memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Salah satu yang disoroti KPAI adalah kaus yang dikenakan para peserta audisi dengan tulisan "Djarum Badminton Club".

Menurut KPAI, pihak Djarum sudah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor (PP) 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaStylo.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas