Tribun Sport

Ada Hendra/Ahsan Dalam Jajaran 10 Momen Penting Bulutangkis 2019 Versi Media Tirai Bambu

Daddies sebagai ganda putra pertama yang mampu meraih All England, Kejuaraan Dunia, dan World Tour Finals dalam tahun yang sama.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
zoom-in Ada Hendra/Ahsan Dalam Jajaran 10 Momen Penting Bulutangkis 2019 Versi Media Tirai Bambu
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, menjalani laga babak kedua Denmark Open 2019 di Odense Sportspark, Kamis (17/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Prestasi pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan selama 2019 mendapat sorotan dari media China.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan baru saja menjuarai BWF World Tour Finals 2019 yang digelar di Guangzhou, China, 11-15 Desember silam.

Ahsan/Hendra mengalahkan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe 24-22, 21-19 dalam partai final di Tianhe Gymnasium, Minggu (15/12/2019).

Hasil ini membuat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan meraih gelar ketiga kalinya di ajang BWF World Tour Finals.

Dua gelar lain direbut Ahsan/Hendra pada 2013 dan 2015. Kala itu, turnamen penutup tahun BWF tersebut masih bertajuk Superseries Finals.

Sementara itu, satu gelar juara dari BWF World Tour Finals membuat ganda putra berjuluk The Daddies ini meraih empat gelar selama 2019.

Kendati hanya mampu mendapat empat titel, tetapi, Ahsan/Hendra tetap layak dipuji. Sebab, tiga gelar yang diraih Ahsan/Hendra berasal dari ajang yang bergengsi.

Sebelum memenangi World Tour Finals, Ahsan/Hendra menyabet trofi dari Kejuaraan Dunia 2019 serta turnamen tertua bulu tangkis All England 2019.

Prestasi menawan itu membuat Ahsan/Hendra banjir pujian dari berbagai media, tak terkecuali dari luar Indonesia.

Media China Sina.com memuat kesuksesan Ahsan/Hendra dalam 10 peristiwa penting di dunia bulu tangkis pada 2019.

Media negeri Tirai Bambu itu menulis Daddies sebagai ganda putra pertama yang mampu meraih All England, Kejuaraan Dunia, dan World Tour Finals dalam tahun yang sama.

Hasil capture media China, sports.sina.com.cn, yang memberitakan tentang prestasi Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
sports.sina.com.cn
Hasil capture media China, sports.sina.com.cn, yang memberitakan tentang prestasi Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

"Hendra dan Ahsan menjadi pasangan pertama di ganda putra yang memenangi All England + Kejuaraan Dunia + Finals dalam satu musim," tulis Sina.com.

"Pada 2019 pasangan The Daddies Ahsan/Hendra menjelma menjadi kekuatan besar. Mereka tertawa paling terakhir di All England, Kejuaraan Dunia, dan Finals di Guangzhou.

"Kedua pemain hampir mencapai 100 ribu poin dan hanya berjarak 500 poin."

Baca: Daftar Nama yang Dipastikan Hengkang dan Gabung Persib Musim Depan

Baca: Sosok Pelatih Anyar Arema FC dari Amerika Latin Segera Merapat

Baca: Kento Momota Singgung Serangan Anthony Sinisuka Ginting di Final BWF World Tour Finals 2019

Satu gelar lainnya didapat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada New Zealand Open 2019.

Rentetan hasil positifnya itu membuat The Daddies bercokol di urutan kedua klasemen akhir nomor ganda putra versi BWF.

Seiring dengan keran prestasi yang terus mengalir, Ahsan/Hendra juga menerima hadiah tunai terbanyak kedua di nomor ganda putra.

Seperti diberitakan BolaSport.com sebelumya, Ahsan/Hendra masing-masing menerima 200.230 dollar AS atau sekitar Rp2,8 miliar dari total prize money tahun ini.

Pemenang tiga gelar juara dunia tersebut hanya kalah dari Marcus/Kevin yang menerima 245.316 dollar AS atau sekitar Rp3,43 miliar.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas