Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tinju

Dillian Whyte Takut Mike Tyson Meninggal di Ring Jika Kembali Bertinju

Petinju kelas berat asal Inggris, Dillian Whyte menentang rencana bos WBC membawa kembali Mike Tyson ke dunia tinju profesional

Dillian Whyte Takut Mike Tyson Meninggal di Ring Jika Kembali Bertinju
AFP PHOTO / Philippe Lopez / FILES
Ilustrasi - Petinju kelas berat asal Inggris, Dillian Whyte menentang rencana bos WBC membawa kembali Mike Tyson ke dunia tinju profesional 

TRIBUNNEWS.COM - Petinju kelas berat, Dillian Whyte takut jika Miky Tyson kembali bertinju, sang legenda bisa meninggal di ring.

Ini dikatakannya untuk mengomentari pernyataan presiden WBC, Mauricio Sulaiman.

Sulaiman berencana membawa Mike Tyson kembali bertinju secara profesional.

Bahkan nantinya, Si Leher Beton bisa langsung menantang juara kelas berat, Tyson Fury.

Mike Tyson
Mike Tyson (zimbio.com)

Whyte merasa rencana sang bos tersebut adalah hal yang konyol untuk mengembalikan Mike Tyson ke ring tinju.

Sebab dirinya mengatakan tidak adil rasanya Mike Tyson yang sudah berusia 53 tahun bertarung dengan petinju aktif yang masih 31 tahun seperti Fury.

“Itu konyol. Jika mereka tidak bisa memberi sanksi berkelahi dengan saya selama tiga tahun."

Baca: Pernah Lawan Mike Tyson, Kevin McBride: Saya Hampir Digigit Si Leher Beton

Baca: Petinju yang Akhiri Karier Mike Tyson Kini Jadi Tukang Kayu

"Mengapa mereka akan memberikan sanksi berkelahi dengan pria berusia 53 tahun dan pria berusia 31 tahun?" jelas Whyte dilansir TalkSport.

Whyte pun mengecam rencana Sulaiman dan berharap mengurungkan rencana tersebut.

"Itu tidak masuk akal. Itu konyol. Mauricio dan saya baik-baik saja, tapi itu hal yang konyol untuk dikatakan. Dia seharusnya tidak membantunya," terang Whyte.

Halaman
12
Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas