Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

MotoGP

Soal Pemilihan Pebalap Muda Potensial, Bos Yamaha Akui Kalah Jenius dari Bos Honda

Pimpinan tim Yamaha, Lin Jarvis mengakui dirinya tak sehebat bos Honda, Alberto Puig, dalam hal memilih pebalap.

Soal Pemilihan Pebalap Muda Potensial, Bos Yamaha Akui Kalah Jenius dari Bos Honda
DOK. MOTOGP
Bos Yamaha, Lin Jarvis (kiri), berbicara pada konferensi pers jepang GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Kamis (21/4/2016). 

TRIBUNNEWS.COM - Bos Yamaha, Lin Jarvis, boleh bangga dengan komposisi pebalap yang dia miliki saat ini.

Yamaha memiliki empat pebalap dalam di tim satelit maupun pabrikan.

Di tim pabrikan Monster Yamaha Energy, ada Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Sementara di tim satelit Petronas Yamaha SRT, diisi oleh pebalap muda Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.

Baca: Petronas Yamaha Siap Bantu Kembalikan Kejayaan Valentino Rossi

Empat pebalap tersebut cukup sukses di awal MotoGP 2020. Fabio Quartararo dan Maverick Vinales selalu finis di urutan pertama dan kedua dalam dua seri awal.

Baca: Masalah pada Mesin-Mesin Yamaha Membuka Peluang Marc Marquez Pertahankan Gelar Juara Dunia

Meski begitu, Lin Jarvis mengakui dirinya tak sehebat bos Honda, Alberto Puig, dalam hal memilih pebalap.

Sebab, filosofi pemilihan dari kubu Yamaha dan Honda tentu berbeda.

"Saya bukan orang jenius dalam memilih pebalap muda," kata Lin Jarvis dikutip laman resmi MotoGP.

"Saya bukan orang yang ahli melihat masa depan anak kecil dalam rentang waktu 13 tahun ke depan," jelas dia.

Baca: Yamaha Krisis Mesin, Hukuman Menanti Valentino Rossi Cs Jika Tabrak Kuota Mesin di GP Brno

Lebih lanjut, Lin Jarvis merekomendasikan Alberto Puig jika memilih pebalap dengan kriteria tersebut.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas