Tampa Bay Buccaneers Ukir Sejarah Baru Saat Mola TV Gelar Nobar Super Bowl LV
Mola TV menggelar nonton bersama superbowl LV 2020 yang mempertemukan Tampa Bay Buccaneers vs Kansas City Chiefs melalui zoom
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
TRIBUNNWES.COM, JAKARTA – Mola TV menggelar nonton bersama superbowl LV 2020 yang mempertemukan Tampa Bay Buccaneers vs Kansas City Chiefs melalui zoom bersama dengan para penggemar National Football League (NFL) di Indonesia, Senin (8/2/2021).
Perwakilan Mola TV, Marsal Masita mengatakan hadirnya pertandingan NFL di Mola TV disambut positif oleh para penggemar NFL di Indonesia.
Tingginya animo di Indonesia, tak menutup kemungkinan tahun selanjutnya pertandingan NFL akan terus dihadirkan di Mola TV.
“Sebenarnya kami agak surprise juga ya melihat penonton NFL Indonesia saat ini. Kami memutuskan untuk mendapatkan NFL yang menjadi satu portofolio kamu untuk sport dan hari ini dengan superbowl melengkapi 100 pertandingan NFL di Mola TV,” kata Marsal Masita.
“Ternyata memang pendukung NFL di Indonesia banyak sekali. Semoga kita bisa ketemu lagi pada musim berikutnya karena ternyata memang animonya cukup besar,” sambungnya.
Jalannya pertandingan
Tampa Bay Buccaneers mencatatkan sejarah baru di pentas NFL. The Bucs berhasil menjadi tim pertama yang menjuarai Super Bowl di markas sendiri, Raymond James Stadium, Tampa, Florida, Senin (8/2/2021).
Mereka sukses menumbangkan perlawanan Kansas City Chiefs dengan skor akhir 31-9.
Selain sukses menjadi kampiun, tim milik keluarga Glazer ini mampu mengantarkan Quarterback andalannya, Tom Brady, merajai penghargaan Most Valuable Player (MVP). Brady sah didaulat sebagai pemain terbaik di Super Bowl LV dengan catatan 201 passing yard dan 3 touchdown.
Menjadi juara di musim 2020/21 terasa spesial bagi Buccaneers. Pasalnya, tim yang berdiri sejak 46 tahun lalu ini terakhir kali membawa pulang Piala Vince Lombardi pada Super Bowl XXXVII. Kala itu, Jon Gruden dan anak asuhnya mampu mengalahkan perlawanan Oakland Raiders di Qualcomm Stadium, San Diego, California, dengan keunggulan 48-21.
Selain itu, titel juara kali ini juga menasbihkan pelatih Buccaneers, Bruce Arians, sebagai juru taktik tertua kedua (68 tahun 127 hari) yang sanggup memenangi Super Bowl sepanjang sejarah NFL. Posisi pertama masih ditempati oleh George Halas yang memegang rekor di usia 68 tahun 331 hari ketika membawa Chicago Bears menjuarai Super Bowl 1963.
Laga berlangsung menegangkan sejak awal pertandingan. Chiefs mampu unggul 3-0 melalui field goal Harrison Butker dari jarak 49 yard. Namun, kombinasi Brady dan Rob Gronkowski mampu mengubah arah permainan Buccaneers dengan cepat. Gronkowski sukses meraih touhcdown pertama dan membawa The Bucs berbalik unggul 6-3. Bonus kick Byron Pringle yang masuk dari jarak 41 yard membuat Buccaneers menutup quarter pertama dengan memimpin 7- 3.
Berusaha keluar dari tekanan, Chiefs malah makin jauh tertinggal di quarter kedua. Dua umpan akurat Brady mampu diselesaikan oleh Gronkowski dan Antonio Brown untuk mencatatkan touchdown. Sementara itu, Chiefs hanya mampu membalas lewat field goal Butker dari jarak 34 yard dan mengubah kedudukan menjadi 21-3.
Buccaneers memang layak menyandang status sebagai tim dengan pertahanan terbaik. Strategi
Ofensif Chiefs tidak dapat berjalan sebagaimana biasanya. Hingga akhir quarter ketiga, Chiefs hanya mampu mencetak 3 angka lewat field goal yang dilesakkan Butker dari jarak 52 yard. Sedangkan, Buccaneers mampu mencetak 10 angka, yaitu dari field goal Succop dan touchdown Fournette.
Tak ada tambahan poin di quarter terakhir. Keunggulan Buccaneers 31-9 bertahan hingga laga usai dan menuntaskan dahaga mereka selama 17 tahun.
"Saya sangat bangga dengan semua orang di sini, semua tantangan kami lewati sepanjang musim ini. Kami mengalami inkonsistensi di November, tetapi Arians memiliki semua kepercayaan kepada kami. Buccaneers adalah tim yang memiliki kepercayaan diri tinggi," kata Brady dalam sesi Prize Presentation Ceremony.