Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menpora Zainudin Amali Apresiasi Penyelenggaraan IBL 2021 Tahap Pertama

Zainudin Amali mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi bola basket profesional Indonesia (IBL) 2021 fase pertama yang tak memunculkan kasus Covid-19.

Menpora Zainudin Amali Apresiasi Penyelenggaraan IBL 2021 Tahap Pertama
Dok. Kemenpora
Zainudin Amali saat memberikan keterangan usai melihat langsung jalannya kompetisi IBL 2021 di Robinson Resort, Bogor, Sabtu (13/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengapresiasi penyelenggaraan Kompetisi Bola Basket Profesional Indonesia (IBL) 2021 fase pertama yang tak memunculkan kasus Covid-19.

Seperti diketahui, IBL 2021 fase pertama yang bergulir sejak 10 Maret lalu telah berakhir pada Sabtu (10/4/2021) dengan lancar dan berakhir tanpa adanya paparan Covid-19,

“Ada basket yang sudah menyelesaikan pertandingannya. Alhamdulillah tidak ada kasus yang muncul, saat terdeteksi saat akan masuk ke arena pemusatan pertandingan, penanganannya juga cukup bagus,” kata Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali suksesnya IBL 2021 fase pertama tak terlepas dari komitmen panitia penyelenggara yang terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Memang saya wanti-wanti, saya mau berikan rekomendasi kalau protokol kesehatannya serius dan disiplin,” ujarnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Erick Thohir.

Erick bahkan mencontohkan IBL 2021 yang dinilai sukses sebagai contoh bagaimana industri olahraga bisa tetap berputar tanpa melupakan unsur keselamatan selama pandemi.

IBL menggunakan sistem gelembung (bubble) yang mana sistem ini mencegah seluruh atlet dan segala perangkat yang terlibat dalam kompetisi berinteraksi dengan orang di luar gelembung.

“Kita dapat menjadikan kesuksesan seri pertama IBL sebagai bukti bagaimana pemulihan kesehatan dan ekonomi bisa berjalan dengan seiring. Kita bisa melihat, walau dengan sistem bubble, tidak mengurangi kualitas kompetisi dan mampu menghibur masyarakat,” kata Erick.

“Dan syukur Alhamdulillah hal ini dibarengi dengan standar kesehatan dan keselamatan yang disiplin dan baik,” jelasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas