Tribun Sport

Olimpiade 2021

Medali Perunggu Windy Cantika Aisah Berpeluang Jadi Perak, Peraih Emas Hou Zhihui Diminta Tes Doping

Atlet angkat besi asal Indonesia, Windi Cantika Aisah berpeluang naik level dari yang tadinya meraih medali perunggu menjadi meraih medali perak.

Penulis: Muhammad Barir
zoom-in Medali Perunggu Windy Cantika Aisah Berpeluang Jadi Perak, Peraih Emas Hou Zhihui Diminta Tes Doping
VINCENZO PINTO / AFP
Atlet Indonesia Windy Cantika Aisah bertanding dalam cabang olahraga angkat besi 49kg putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo, 24 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO- Atlet angkat besi asal Indonesia, Windy Cantika Aisah berpeluang naik level dari yang tadinya meraih medali perunggu menjadi meraih medali perak.

Hal ini terkait dengan kondisi peraih medali emas China, Hou Zhihui yang harus menjalani tes doping. 

Pada saat naik podium cabang angkat besi putri kelas 49 kg, Hou Zhihui mendapatkan medali emas. Sedangkan perak diraih atlet India, Mirabai Canu Saikhom.

Sedangkan Atlet Indonesia, Windy Cantika Aisah meraih medali perunggu.

Perjuangan Lifter Angkat Besi Wanita Windy Cantika Aisah (19) yang menghasilkan medali perunggu
Perjuangan Lifter Angkat Besi Wanita Windy Cantika Aisah (19) yang menghasilkan medali perunggu (Richard Susilo)

Setelah pertandingan, peraih medali emas China, Hou Zhihui diharuskan menjalani pemeriksaan doping.

Sehingga, seperti dikutip dari ANI, medali perak yang diraih Mirabai berpotensi ditingkatkan menjadi emas dan perunggu Windy Cantika berpeluang menjadi perak.

Zhihui Hou masih harus menjalani uji doping oleh otoritas anti-doping.

Zhihui Hou China telah mengantongi emas pada hari Sabtu dengan total 210kg dan menciptakan Rekor Olimpiade baru.

Zhihui Hou yang mengantongi emas di Olimpiade Tokyo pada hari Sabtu lalu. Dia akan diuji oleh otoritas anti-doping.

Dan jika dia gagal dalam tes, maka Mirabai Chanu dari India akan diberikan emas dan Windy akan naik level dari meraih medali perunggu menjadi meraih perak.

Atlet Indonesia Windy Cantika Aisah bertanding dalam cabang olahraga angkat besi 49kg putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo, 24 Juli 2021.
Atlet Indonesia Windy Cantika Aisah bertanding dalam cabang olahraga angkat besi 49kg putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo, 24 Juli 2021. (VINCENZO PINTO / AFP)

"Dia telah diminta untuk tinggal di Tokyo dan tes akan dilakukan. Tes itu pasti terjadi," kata seorang sumber yang mengetahui perkembangannya kepada ANI.

Zhihui Hou China telah mengantongi emas pada hari Sabtu dengan total 210kg dan menciptakan Rekor Olimpiade baru.

Aturannya jelas menyatakan, jika seorang atlet gagal dalam tes doping, maka atlet yang meraih perak, akan diberikan emas. Dan peraih perunggu naik level jadi meraih medali perak.

Mirabai Chanu telah membuka perolehan medali India pada hari Sabtu saat ia mengantongi perak dalam kategori 49kg Putri di Tokyo International Forum. Sedangkan Windy meraih medali perunggu.

Reaksi Atlet Indonesia Windy Cantika Aisah saat berlaga di cabang olahraga angkat besi 49kg putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo, 24 Juli 2021.
Reaksi Atlet Indonesia Windy Cantika Aisah saat berlaga di cabang olahraga angkat besi 49kg putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo, 24 Juli 2021. (VINCENZO PINTO / AFP)

Chanu mengangkat total 202 kg (87kg dalam smash dan 115kg dalam clean and jerk) selama empat upayanya yang sukses di seluruh kompetisi.

Zhihui Hou dari China membuat Rekor Olimpiade baru sementara Windy Cantika Aisah dari Indonesia meraih perunggu dengan total 194 kg.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas