Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kemenpora Jelaskan Pergantian Calon Paskibraka Nasional Asal Sulawesi Barat

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turut menjelaskan soal masalah yang terjadi pada Calon Paskibraka Nasional asal Sulawesi Barat.

Kemenpora Jelaskan Pergantian Calon Paskibraka Nasional Asal Sulawesi Barat
tribunnews.com/abdul majid
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh saat meninjau latihan gabungan paskibraka di PP-PON, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turut menjelaskan soal masalah yang terjadi pada Calon Paskibraka Nasional asal Sulawesi Barat.

Calon Paskibraka Nasional (Capasnas) asal Sulawesi Barat, Kristina tak bisa diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani Diklat Paskibraka Nasional karena hasil Swab PCR Menunjukkan positif Covid-19, ia pun digantikan oleh pelajar lain yakni Anggie Fricilia Tamuntuan.

Penetapan calon Paskibraka Nasional wakil Provinsi menjadi kewenangan penuh Provinsi, termasuk penggantinya.

Penggantian capanas putri dari Sulawesi Barat atas nama Kristina kepada Anggie Fricilia Tamuntuan dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Barat dengan pertimbangan hasil Swab PCR test Kristina positif Covid.

“Sesuai dengan Permenpora Nomor 14 Tahun 2017, seleksi dan rekrutmen calon Paskibraka Nasional sepenuhnya diserahkan dan dilakukan oleh Provinsi. Melalui rekrutmen dan seleksi tingkat Provinsi, 1 (satu) pasang (1 putra dan 1 putri) terbaik sebagai utusan Provinsi yang direkrut dan dikirim untuk menjadi Paskibraka Tingkat Nasional,” jelas Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh.

“Kemenpora menerima nama peserta yang sudah ditetapkan oleh Provinsi untuk dilaksanakan diklat, termasuk penentuan pengganti jika yang utama berhalangan untuk berangkat,” sambungnya.

Sesuai jadwal, kedatangan peserta Diklat Paskibraka dari Provinsi ke Jakarta adalah tanggal 25 Juli 2021. 

Sebelum berangkat ke Jakarta, seluruh peserta menjalani tes swab PCR sebagai salah satu upaya preventif untuk mendeteksi paparan covid 19 dan syarat dalam perjalanan, sebagaimana diatur dalam SE Kemenhub no.53 tahun 2021 tentang Perubahan atas surat edaran Menhub no.45 tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi covid 19.

Delegasi dari Provinsi Sulawesi Barat adalah (1) Arya Maulana dan (2) Kristina. Jelang keberangkatan ke Jakarta, keduanya melakukan test Swab PCR, hasilnya diketahui pada tanggal 24, dinyatakan positif Covid-19.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas