Tribun Sport

Peluang Terbuka Lebar, Manny Pacquiao Bisa Kembali Juara Dunia Sekaligus Jadi Seorang Presiden

Bukan tak mungkin, Manny Pacquiao jadi juara tinju yang berstatus sebagai seorang presiden sebuah negara lantaran kedua kesempatan itu kini terbuka

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Peluang Terbuka Lebar, Manny Pacquiao Bisa Kembali Juara Dunia Sekaligus Jadi Seorang Presiden
DOK. ABS-CBN
Manny Pacquiao berhasil mempertahankan gelar juara WBA kelas welter setelah menang atas Adrien Broner di MGM Grand, Las Vegas, Minggu (20/1/2019) WIB. 

TRIBUNNEWS.COM - Petinju Filipina, Manny Pacquiao kini berdiri dua gerbang kesempatan besar, kembali menjadi juara dunia dan menjadi seorang presiden.

Bukan tak mungkin, Manny Pacquiao menjadi seorang juara tinju yang berstatus sebagai seorang presiden sebuah negara lantaran kedua kesempatan itu kini terbentang lebar.

Kemungkinan itu yang membuat pelatih tinju, Freddie Roach, memiliki imajinasi tentang karier Manny Pacquiao sebagai petinju apabila terpilih menjadi kepala negara.

Keinginan Manny Pacquaio untuk menjadi juara kelas welter masih terbuka meski pertandingannya dengan Errol Spence Jr. batal.

Errol Spence Jr., pemegang gelar juara WBC dan IBF, terpaksa mundur setelah didiagnosis mengalami cedera mata dalam pemeriksaan medis menjelang pertandingan.

Pacquiao pada akhirnya dipasangkan dengan Yordenis Ugas yang awalnya menjadi penampil pada laga co-main antara dirinya dengan Spence.

Baca juga: Dari Teman Jadi Lawan, Presiden Rodrigo Duterte: Manny Pacquiao Sampah Penuh Kebohongan

Manny Pacquiao, menyapa penonton setelah kalah dari Floyd Mayweather Jr. dalam laga unifikasi kelas welter di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, pada 2 Mei 2015.
Manny Pacquiao, menyapa penonton setelah kalah dari Floyd Mayweather Jr. dalam laga unifikasi kelas welter di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, pada 2 Mei 2015. (AL BELLO/GETTYIMAGES)

Ugas sendiri kini memegang gelar juara WBA. Ironisnya, gelar yang dimiliki Ugas merupakan 'warisan' dari Pacquiao.

Pacquiao dicopot dari tahkta juara WBA setelah tidak pernah bertanding sejak kemenangannya atas Keith Thurman pada Juli 2019.

WBA kemudian cuma memberikan embel-embel juara dalam masa reses kepada petinju yang pernah menjuarai delapan divisi berbeda tersebut.

Dibandingkan ketika akan dihadapkan dengan Spence, kans kemenangan Pacquiao lebih besar pada pertandingan yang berlangsung minggu depan.

Baca juga: Manny Pacquiao Masih Sanggup Beri 100 Pukulan Tiap Ronde ke Errol Spence Jr

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas