Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Windy Cantika Aisah Tetap Patuhi Instruksi Pelatih

Lifter muda Windy Cantika Aisah memberikan kiat sukses dirinya yang kini menjadi lifter pelatnas dan  andalan Indonesia.

Windy Cantika Aisah Tetap Patuhi Instruksi Pelatih
wartakota
Windy Cantika Aisah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lifter muda Windy Cantika Aisah memberikan kiat sukses dirinya yang kini menjadi lifter pelatnas dan andalan Indonesia.

Seperti diketahui, Windy baru saja menorehkan medali perunggu di Olimpiade 2020 Tokyo pada kelas 49 kg.

Hal itu ia sampaikan saat pembawa acara FMB9, Meliza Gilbert menanyakan cara yang tepat agar bisa menjadi lifter seperti Windy.

“Mungkin kalau untuk jadi atlet kita harus mulai dari daerah dulu. Misalnya berasal dari Kabupaten Bandung kita cari yang di daerah situ dulu,” kata Windy, Rabu (11/8/2021).

“Terus kalau misalnya ingin masuk Pelatnas dan juara olimpik yang Windy rasain itu pertama harus disiplin soal makan, istirahat, latihan. Terus yang utama juga harus patuh sama pelatih, apa pun yang pelatih kasih itu pasti yang terbaik buat kita,” sambungnya.

Sementara itu, pelatih kepala angkat besi, Dirdja Wihardja mengatakan untuk membentuk atlet atau lifter sekelas Windy atau Eko Yuli banyak perjuangan yang harus dilakukan.

Hal mendasar yang harus dijalani yakni disiplin dalam menjalani latihan, istirahat dan berlatih.

Dan apabila sudah mendapatkan prestasi, seorang atlet harus mempunyai jiwa yang humble dan tetap terus bekerja keras.

“Yang jelas untuk atlet muda saya dan tim pelatih yang pertama harus menerapkan disiplin. Disiplin waktu, makan, istirahat dan yang saya sering bilang kalian harus kerja keras apalagi angkat besi kan olahraga terukur,” kata Dirja.

“Terus juga saya bilang, Windy tuh juara pas naik panggung saja, setelah itu turun sudah tidak juara. Makanya pas windy dapat medali jangan sampai punya sifat yang sombong, jangan tinggi hati, tetap harus kerja keras terus,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas