Tribun Sport

PON Papua 2021

Tim Paralayang/Paragliding DKI Jakarta Targetkan Dua Medali Emas di PON Papua

Paralayang/Paragliding DKI Jakarta yang disiapkan ke PON Papua berkekuatan enam atlet, terdiri atas empat putera dan dua puteri mengincar dua Emas

Penulis: Toni Bramantoro
Tim Paralayang/Paragliding DKI Jakarta Targetkan Dua Medali Emas di PON Papua
Dok. Humas KONI Provinsi DKI Jakarta
Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta dan pengurus lainnya yang mengunjungi latihan cabang olahraga Paralayang di Desa Wisata Tugu Selatan, Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Tim Paralayang/Paragliding DKI Jakarta yang disiapkan ke PON Papua berkekuatan enam atlet, terdiri atas empat putera dan dua puteri mengincar dua Medali Emas dari nomor ketepatan mendarat putera dan puteri.

Hal itu disampaikan pelatih Paralayang/Paragliding DKI Jakarta, Gendon Subandono di hadapan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta dan pengurus lainnya yang mengunjungi latihan cabang olahraga Paralayang di Desa Wisata Tugu Selatan, Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

“Di cabang olahraga paralayang ada 12 medali yang diperebutkan, yaitu ketepatan mendarat putra dan putri, beregu putra dan putri, dan cross country putra dan putri. Kita punya peluang di nomor ketepatan mendarat,” kata Gendon di sela-sela latihan.

Gendon Subandono mengakui bahwa di nomor ketepatan mendarat perorangan puteri Paralayang punya atlet andalan Delinda.

Mahasiswa semester 7 sebuah perguruan tinggi di Manado, Sulawesi Utara ini sudah intens latihan setiap hari, dengan terbang 6 -8 kali sehari.

"Namun demikian, kami juga tergantung juga pada kondisi cuaca," tutur Gendon Subandono.

Kehadiran Ketua Umum KONI DKI bersama pengurus lainnya diakuinya akan menambah semangat anak didiknya untuk latihan. Ini akan memberi motivasi lebih kepada mereka untuk mempersembahkan yang terbaik di PON nanti.

“Kami senang didatangi para pengurus KONI dan juga Ketua Umum. Ini akan menjadi dorongan bagi teman-teman untuk berlatih lebih giat lagi, yang selama ini sudah berjuang tanpa lelah mengejar prestasi. Mudah-mudahan apa yang kita targetkan bisa tercapai,” jelas Gendon Subandono.

Sementara itu Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Djamhuron P Wibowo mengatakan kepada atlet agar terus mengasah kemampuan untuk meraih prestasi terbaik di Papua nanti. Kalau masih ada kekurangan jadikan itu sebagai pelajaran untuk diperbaiki.

“Kita mempersiapkan diri mungkin ada kendala-kendala non-teknis seperti pemberlakuan PPKM yang membuat jadwal latihan bisa terganggu. Tapi jangan jadikan kondisi itu sebagai halangan, tapi jadikan tantangan untuk meraih hasil terbaik,” ujar Djamhuron kepada atlet paralayang yang bebagian besar masih kuliah.

Djamhuron P Wibowo juga mengatakan bahwa keinginan untuk menjadi juara itu harus dimulai dari dalam hati setiap atlet. Kalau atlet sudah punya tekat yang kuat untuk menang, dia akan melakukan cara apa saja untuk berlatih sebanyak mungkin, sekeras mungkin, dan sebaik mungkin.

“Hanya mereka yang mau latihan luar biasa yang akan menjadi juara. Jika latihannya biasa-biasa saja akan dilewati oleh lawan yang kemungkinan latihannya lebih keras dan lebih serius. Untuk itu, kejarkah prestasi itu dengan latihan yang lebih dari lawan-lawan yang akan dihadapi,” tandas Djamhuron P Wibowo.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas