Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menpora Amali: PON Rencana Akan Dibuka Presiden Jokowi

Zainudin Amali mengatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dimulai pada 2 Oktober mendatang bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Menpora Amali: PON Rencana Akan Dibuka Presiden Jokowi
Dok. tangkapan layar
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dimulai pada 2 Oktober mendatang bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut ia katakan usai sebelumnya mengadakan rapat dengan beberapa Kementerian yang membahas perkembangan olahraga Indonesia salah satunya persiapan PON.

“Sebentar lagi tanggal 2 Oktober, rencananya Pak Presiden (Joko Widodo) yang akan buka itu,” kata Menpora akhir pekan lalu.

Meski baru akan dibuka pada 2 Oktober mendatang, beberapa cabang olahraga sudah mengadakan test event.

Bahkan, dari 34 Provinsi yang akan bertanding di PON Papua, sebagian dari mereka sudah ada yang menjalani adaptasi.

“Kalau dilihat dari persiapan bahkan sekarang ada tes event di beberapa cabor yang sudah mulia dan bahkan ada yang kontingen yang sudah duluan. Dalam laporan ke kami tanggal 23 (September) tapi saya dapatkan informasi hari ini sudah ada yang masuk,” jelas Menpora.

Lebih lanjut, politikus Golkar tersebut memastikan kesiapan PON lainnya seperti venue, penginapan hingga transportasi sudah tidak ada masalah.

Ia pun berharap penyelenggaraan PON nanti berjalan lancar sehingga bisa dilanjutkan untuk menggelar Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) yang dijadwalkan bergulir setelah PON.

“Kesiapan venue dan penginapan tidak ada masala. Transportasi juga sudah siap tinggal sekarang ini kita koordinasikan, ada yang masih dikoordinasikan atau hal-hal yang kurang kita perbaiki,” kata Amali.

“Mudah-mudahan tidak ada hambatan berarti dan semua kontingen menyatakan kesiapannya dan setelah itu bulan November baru diikuti Peparnas, olahraga untuk difabel,” harapnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas