Tribun Sport

Ketua Pengprov PGSI Jawa Timur Nyatakan Diri Siap Pimpin Organisasi Gulat Nasional

Drs Rakhman mengatakan kesiapannya untuk memimpin kepengurusan gulat nasional. Untuk itu, Rakhman siap maju pada Musyawarah Nasional PGSI tahun 2022.

Penulis: Toni Bramantoro
Ketua Pengprov PGSI Jawa Timur Nyatakan Diri Siap Pimpin Organisasi Gulat Nasional
Dok. pribadi
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (Pengprov PGSI) Jawa Timur, Drs Rakhman (kiri) 

Rakhman sudah malang melintang di pentas gulat nasional dan regional. Ia tiga kali tampil di PON, dan meraih medali emas di kelas spesialisasinya, yakni 68kg gaya bebas dan greco, yang kala itu dan beberapa tahun ke depannya masih disatukan, dan pegulat bisa tampil merangkap.

Di PON 1989, Jakarta, ia memenangi kelas 68kg grego. Pada PON 1993, juga di Jakarta, membawa pulang medali emas gaya bebas dan grego. Terakhir, di PON 1996, masih di Jakarta, merebut emas gaya grego.

Di level regional, Rakhman tampil di Kejuaraan Gulat Asia/Oceania, tahun 1990 di Jepang. Lalu, Pra Olimpiade di China, tahun 1991. Juga di Kejuaraan Antar-Master di Korsel, tahun 1993.

Rakhman mulai mengabdikan diri sepenuhnya untuk membina pegulat Jatim sejak 1997. Kecintaannya yang luar biasa pada gulat diwujudkannya dengan membangun Rakhman Camp Gulat di atas tanah yang dimilikinya di Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Malang, Jatim.

Di situ pula ia dan jajaran pelatih lainnya, termasuk mantan pegulat nasional Fathur Rahman, menggembleng sebanyak 17 pegulat Jatim untuk PON XX Papua secara serius sejak Januari 2021 lampau.

"Atung itu sudah seperti anak saya sendiri," kata Rakhman saat ditemui di Merauke, Selasa sore. Atung adalah sapaan akrab Fathur Rahman, yang juga langganan menjadi pelatih timnas gulat.

Sejak jauh-jauh hari tim gulat Jatim mengusung target tinggi di PON XX Papua ini. Pencapaian target itu ditegaskan Rakhman setelah ia terpilih secara aklamasi untuk kembali mengetuai Pengprov PGSI Jatim, 10 Agustus 2021 silam. Rakhman memimpin Pengprov PGSI Jatim untuk periode 2021-2025, yang kedua kalinya setelah periode 2017-2021.

"Insya Allah saya akan bekerja all out,  bukan saja untuk meneruskan tradisi medali emas di PON, akan tetapi juga menjadikan Jatim sebagai gudangnya pegulat nasional," jelas Rakhman.

Keberhasilan Pengprov PGSI Jatim membina pegulat-pegulat yang kuat tentunya juga tak bisa dilepaskan dari adanya kepengurusan yang tangguh, solid dan memiliki cita-cita besar.

Hartono, sekum Pengprov PGSI Jatim, mengakui jika Rakhman memang memiliki keinginan kuat untuk suatu waktu memimpin organisasi gulat nasional.

"Hampir setiap hari saya sharing dengan beliau, ngomporin yang baik-baik tapinya," ujar Hartono yang dihubungi pada kesempatan terpisah.

Meski Rakhman punya keinginan kuat memimpin PP.PGSI, menurut Hartono, mereka tetap bersikap "easy going".

"Kita santai saja, normal-normal saja," tutur Hartono.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas