Tribun Sport

Peparnas 2021

Dukung Regenerasi Atlet, Jendi Tak Masalah Hanya Turun Satu Nomor di Peparnas XVI Papua 2021

Jendi Pangabean bakal turut serta di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI yang diadakan di Papua pada 2 – 15 November 2021.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Dukung Regenerasi Atlet, Jendi Tak Masalah Hanya Turun Satu Nomor di Peparnas XVI Papua 2021
Tribunnews/Danang Triatmojo
Atlet para-swimming putra Indonesia, Jendi Pangabean diwawancarai awak media usai meraih medali emas di nomor gaya punggung 100 meter putra klasifikasi S9 cabang olahraga para-swimming Asian Para Games 2018, di kawasan Stadion Akuatik, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Atlet para-renang kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan, Jendi Pangabean bakal turut serta di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI yang diadakan di Papua pada 2 – 15 November 2021.

Berbeda dengan Peparnas 2016 Jawa Barat di mana Jendi turun di tiga nomor, di Peparnas kali ini Jendi yang merupakan atlet Pelatnas NPC Indonesia hanya diperbolehkan turun satu nomor saja.

Hal itu sebelumnya disampaikan Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun.

Senny menyebut atlet-atlet yang berada di Pelatnas dan sudah langganan mengikuti kejuaraan internasional hanya boleh tampil di satu nomor pertandingan cabang olahraga.

Pertimbangannya, Peparnas kali ini untuk memberikan kesempatan bagi atlet-atlet lain berkembang sehingga muncul bibit baru.

“Ya, sudah peraturannya kalau atlet elit kan cuma satu nomor saja. Jadi saya ikuti saja kan bagus juga buat regenerasi atlet yang baru-baru,” kata Jendi saat dihubungi Tribunnews, Rabu (20/10/2021).

Di Peparnas nanti Jendi bakal turun di nomor 400 gaya bebas.

Jendi memilih nomor tersebut karena mempunyai catatan waktu yang bagus.

Ia pun meyakini dirinya bisa meraih medali emas meskipun akan bersaing dengan rekan-rekannya sesama Pelatnas.

“Kami yang elit dikasih dua pilihan 400 (meter) bebas sama 100 dada. Saya pilih yang 400 bebas, karena kan 400 (meter) yang sekarang ini masih saya yang pegang rekornasnya,” kata pria yang tampil di Paralimpiade Tokyo 2020 tersebut.

“Kalau target ya Insya Allah (emas) kan bersaingnya sama teman-teman yang ada di Pelatnas juga,” pungkasnya.

Terima Kasih

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas